Anggaran Kementerian Pertahanan Paling Besar, Jokowi Tegaskan Hal Ini Pada Prabowo
Nasional

Anggaran Kementerian Pertahanan termasuk yang paling besar diantara semua kementerian. Oleh karena itu, Presiden Jokowi memberikan pesan khusus kepada Menhan Prabowo mengenai anggaran ini.

WowKeren - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) diketahui mendapat anggaran sebesar Rp 127,4 triliun. Jumlah ini adalah yang paling besar mengalahkan Kementerian PUPR dan Polri yang masing-masing Rp 120,2 triliun dan Rp 90,3 triliun.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun memberikan pesan khusus kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengenai anggaran yang besar ini. Hal tersebut diungkapkan sendiri oleh Ketua Umum Partai Golkar itu.

Prabowo mengatakan bahwa ia diminta oleh Jokowi untuk mencegah terjadinya kebocoran anggaran pertahanan. Oleh karena itu, ia akan menyisir mata anggaran pertahanan agar tak ada lagi pengadaan alat utama sistem pertahanan (alutsista) yang sekadar menghabiskan uang dengan dalih proyek yang tidak jelas.

"Beliau sangat tegas kepada saya, tidak boleh ada kebocoran, tidak boleh ada penyimpangan, penyelewengan," ujar Prabowo yang dilansir Kompas pada Sabtu (23/11). "Uang sangat berat didapat, uang rakyat, dari pajak. Jadi itu terus-menerus ditekankan oleh Bapak Presiden kepada saya."


Rival Jokowi saat Pilpres ini pun menyambut baik perintah tersebut. Prabowo mengaku setuju akan pesan yang disampaikan oleh Jokowi kepada dirinya.

"Dan saya menyambut sangat baik perintah itu," ungkapnya kepada wartawan. "Kami benar-benar ingin jaga, tidak ada kebocoran, tidak ada penggelembungan, mark up yang tidak masuk akal."

Ia mengungkapkan bahwa Kemenhan akan mengkaji dengan serius tiap rencana pengadaan alutsista agar uang yang digunakan tak terbuang percuma. "Kita kaji terus, nanti cost benefit-nya gimana. Jadi kita akan lihat. Yang kita butuh adalah efisiensi, penghematan, dan daya guna," kata Prabowo.

Selain menjaga anggaran pertahanan dari kebocoran, Prabowo menyatakan ia juga siap menjalankan instruksi Presiden agar menguatkan industri pertahanan dalam negeri. Dengan begitu, Indonesia tak bergantung pada impor dalam pemenuhan kebutuhan alutsista.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait