Dua Suporter Indonesia Dibebaskan Malaysia Usai Terbukti Tak Bersalah
Nasional

Dua suporter Indonesia telah dibebaskan oleh Kepolisian Malaysia setelah terbukti tidak bersalah atas kasus dugaan ancaman bom pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022.

WowKeren - Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Malaysia melawan Indonesia di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada Selasa (19/11) masih menyisakan berbagai persoalan. Salah satunya adalah soal penangkapan suporter Indonesia oleh Kepolisian Malaysia akibat dugaan ancaman bom melalui media sosial.

Namun Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur telah memberikan keterangannya soal permasalahan ini. Lewat laman resmi, KBRI menyatakan jika dua orang suporter Indonesia yang sebelumnya ditangkap kepolisian setempat sudah dibebaskan.

KBRI menjelaskan jika dua suporter Indonesia ini yang bernama Prada Pribowo dan Rifki Chorudin telah menjalani pemeriksaan selama lima hari di Kantor Polisi Cheras. Karena tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat soal keterlibatan keduanya dalam ancaman bom, Kepolisian Malaysia pun membebaskan mereka.

"Polisi Diraja Malaysia (PDRM) melepas dua WNI a.n. Sdr. Iyan Prada Pribowo dan Sdr. Rifki Chorudin," tulis keterangan KBRI Kuala Lumpur lewat akun Facebook-nya, Minggu (24/11). "(Mereka) ditahan dan dilepas setelah menjalani pemeriksaan selama lima hari di Kantor Polisi Cheras karena tidak ada bukti-bukti yang melibatkan keduanya terkait tuduhan yang ada."


Sementara itu seorang suporter Indonesia satunya yang berinisial AS masih ditahan oleh Kepolisian Malaysia untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. KBRI Kuala Lumpur bersama dengan Aliansi Suporter Indonesia di Malaysia masih terus memantau penanganan kasus ini termasuk memberikan pendampingan terhadap AS yang masih diperiksa.

"Koordinasi terus dilakukan dengan pihak penyidik dari PDRM hingga akhirnya mereka berdua (Iyan Prada Pribowo dan Rifki Chorudin) dibebaskan. Rencananya keduanya akan kembali ke Indonesia besok," terang KBRI Kuala Lumpur. "Terkait Sdr. AS, KBRI Kuala Lumpur dan Aliansi Supporter akan terus memberikan pendampingan hukum kepada yang bersangkutan."

Persoalan ini seolah menambah daftar permasalahan saat laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Malaysia vs Indonesia tersebut. Sebelumnya juga telah terjadi insiden pengeroyokan yang dilakukan suporter Malaysia terhadap suporter Indonesia.

Pengeroyokan tersebut diduga terjadi di Bukit Bintang pada Senin (18/11) lalu sebelum pertandingan Malaysia vs Indonesia berlangsung. Suporter Indonesia saat itu dilaporkan tidak hanya dikeroyok namun juga mengalami perampasan sejumlah barang seperti paspor dan tasnya.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait