Video proses penimbunan lubang galian tiba-tiba menjadi viral di media sosial lantaran disebut sebagai sabotase untuk menjatuhkan pemerintah daerah. Oleh karena itu Bina Marga DKI pun memberikan klarifikasi sebagai berikut.
- Nidya Putri
- Senin, 25 November 2019 - 18:15 WIB
WowKeren - Media sosial kembali dihebohkan dengan sebuah video viral yang menampilkan pekerja penggali jalan yang memasukkan karung-karung pasir ke dalam lubang galiannya. Dalam unggahan itu terdapat narasi yang menyebutkan jika aktivitas itu sebagai upaya kontraktor pendukung gubernur terdahulu untuk menjatuhkan Gubernur DKI saat ini Anies Baswedan dengan cara menutup drainase dan sabotase banjir di Jakarta.
Salah satu akun yang menyebarkan narasi tersebut adalah akun @Unkwon_mouse. "Kontraktor Drainase di DKI ini sengaja memasukkan galian ke dalam saluran drainase ut membuat banjir Jakarta tujuannya SABOTASE ut menjatuhkan Gubernur DKI JKT," tulis pemilik akun.
"VIRALKAN AGAR DIKETAHUI PUBLIK kontraktornya AHOKERS penghianat bangsa," lanjutnya. Karena unggahan tersebut membuat akun-akun Twitter lainnya juga turut menggunggah video tersebut dan mempertanyakan apa maksud dari aktivitas tersebut.
Dikutip dari Kompas, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugraha menyebutkan jika peristiwa yang direkam dalam video yang beredar itu terjadi di Jalan Karang Anyar, Jakarta Pusat. "Lokasi tersebut di Jalan Karang Anyar Jakarta Pusat, sisi dari Mangga Besar ke Jalan Sukaryo Wiryopranoto," ujarnya.
Oleh karena itu, ia memastikan jika aktivitas yang dimaksud tersebut bukan upaya untuk menciptakan banjir di Jakarta dan menjatuhkan pemerintah daerah. Ia juga memastikan jika yang beredar di media sosial itu hanya hoaks.
Sementara itu, akun Twitter Bina Marga DKI juga turut memberikan penjelasannya terkait video yang terlanjur viral tersebut. Dalam penjelasannya, Bina Marga DKI menyebutkan bahwa kegiatan itu merupakan manhole utilitas.
"Saat proses pengerjaan utilitas, maka karung pasir itu akan diangkat, setelah itu proses boring subduct," tulis @BinaMargaDKI pada keterangannya. "Setelah selesai, maka karung yang berisi pasir akan dimasukkan manhole kembali."
Di beberapa tempat, manhole memang kerap terlihat terisi air, karena kemungkinan muka air tanah di daerah tersebut tinggi. Karenanya masyarakat diimbau untuk tak percaya pada narasi yang beredar tersebut.
(wk/nidy)