Mendagri Tito 'Tuding' Alumni 212 Bikin Indonesia Tak Stabil, Ada Apa?
Nasional

Mantan Kapolri itu menilai kondisi politik di Indonesia saat ini sudah aman dan stabil pasca kubu yang semula berseteru di Pilpres 2019 berekonsiliasi. Namun masih ada 1 kubu yang 'patut diwaspadai', yakni PA 212.

WowKeren - Stabilitas Tanah Air memang cenderung fluktuatif menyusul maraknya agenda politik pada tahun ini. Mulai dari Pemilihan Umum pada April lalu, hingga gejolak yang ditimbulkan dalam masa peralihan era pemerintahan.

Namun kekinian Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengklaim bahwa stabilitas politik Indonesia sudah lebih baik, bahkan bila dibandingkan dengan Malaysia. Penyebabnya tak lain karena Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan rekonsiliasi usai Pemilihan Presiden 2019.

Hal ini Tito sampaikan saat memberi sambutan dalam Musyawarah Nasional Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Tahun 2019 di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (26/11). Namun kemudian ia sempat menyebut soal masih adanya hambatan stabilitas politik di Indonesia, yakni gerakan alumni 212.

"Dalam pandangan Malaysia kemarin, saya bertemu dengan banyak tokoh di sana, politik Indonesia itu stabil sekarang," jelas Tito, dikutip dari CNN Indonesia. "Terutama semenjak gabungnya 01 dan 02, tinggal urusannya 212 saja."


Tentu saja ini sekadar lelucon dari sang menteri. Guyonan Tito itu pun rupanya tersampaikan dengan baik lantaran para hadirin agenda tersebut terpantau tertawa.

Tito kemudian bercerita pengalamannya saat bertemu dua pengusaha besar Malaysia pekan lalu. Dia menyebut para pengusaha di sana sedang galau karena kondisi politik masih abu-abu jelang pemilihan perdana menteri. Ditambah kebangkitan kubu oposisi United Malays National Organization (UMNO) di beberapa daerah.

"Dia mendekati saya, 'Kita mulai prioritasi Indonesia'. Saya bilang, 'Kenapa enggak di Malaysia saja?'" ujar Tito, menirukan dialog antara dirinya dengan pengusaha negeri jiran tersebut. "'Waduh, Pak, politik masih enggak stabil nih, nanti yang menang siapa kita enggak ngerti nih'."

Bagi Tito, ini merupakan peluang yang tidak boleh sampai disia-siakan oleh pemerintah. Oleh karena itu, mantan Kapolri itu meminta setiap gubernur untuk lebih fokus dalam menjaga stabilitas di wilayahnya masing-masing. Stabilitas itulah yang akan menarik perhatian investor untuk menanamkan modal.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait