Ratih Puspa Nusanti beri pernyataan kepada kepolisian saat jalani pemeriksaan jika Sukmawati Soekarnoputri sengaja membandingkan Nabi Muhammad dan Soekarno.
- Ruth Meliana
- Jumat, 29 November 2019 - 08:56 WIB
WowKeren - Sukmawati Soekarnoputri telah dilaporkan oleh sejumlah pihak lantaran dianggap melakukan penistaan agama dalam sebuah forum yang videonya beredar di media sosial. Kini salah satu pelapor yakni Ratih Puspa Nusanti telah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Kamis (28/11).
Ratih ditanya oleh tim penyidik sebagai salah satu orang yang menjadi korban terkait ujaran kontroversial Sukmawati tersebut. Ratih menjelaskan jika ia telah dicecar hingga 19 pertanyaan seputar status sebagai korban, umat Islam, dan bagaimana ia mengetahui kasus ini.
"Pertanyaannya itu ada 19," kata Ratih kepada wartawan setelah pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (28/11). "Tapi kalau pertanyaan satu per satu nggak mungkin saya sampaikan tapi intinya sekitaran siapa sih yang jadi korban, umat Islam, terus saya mulai tahu di mana, pertanyaan sekitar itu."
Tak hanya itu, Ratih juga ditanya seputar pasal apa saja yang dinilai telah dilanggar Sukmawati lewat kasus penistaan agama. Ratih juga diminta menjelaskan kronologi detail terkait bagaimana, dimana dan kapan Sukmawati dinilai melakukan penistaan agama.
"Lalu perkembangan lain pasal yang mengikat pasal mana, pasal 156a, nah itu sih yang paling utama," jelas Ratih. "Ya sekitaran itu aja, siapa korbannya, maksudnya tempat locus delicti-nya di mana, kejadian di mana, berbicara di mana, isinya apa, durasi berapa lama, ya itu aja."
Pemeriksaan Ratih di Reskrimum Polda Metro Jaya berlangsung sejak pukul 14.30 WIB. Dalam pemeriksaan Ratih menegaskan jika Sukmawati sengaja membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Sukarno lantaran sebelumnya Sukmawati juga pernah melakukannya.
"Jadi saya bilang itu terkesan sengaja gitu loh, karena sebelumnya dia sudah (pernah) membandingkan hal yang sensitif ya, kemudian dia sebut lagi membanding bandingkannya pada saat itu," ungkap Ratih. "Jadi tahun lalu sama yang kemarin, tapi dia (kemarin) sebagai narasumber ya jadi sudah dipersiapkan gitu sebelumnya dari rumah."
Sebelumnya Sukmawati melalui video yang tersebar dinilai melakukan penistaan agama setelah bertanya kepada para hadirin acara tentang Pancasila dan Alquran. Sukmawati lantas membandingkan mana yang lebih baik antara Presiden Republik Indonesia yang pertama yakni Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW.
(wk/lian)