Eks Menkominfo Rudiantara akhirnya resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero) Tbk. Kabar ditunjuknya Rudiantara ini sendiri sudah ramai dibicarakan sejak sebulan yang lalu.
- Nidya Putri
- Senin, 09 Desember 2019 - 15:02 WIB
WowKeren - Kabar mengenai ditunjuknya mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menjadi Direktur Utama PT PLN telah beredar sejak mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok resmi menjadi Komisaris Utama PT Pertamina.
Namun, kabar tersebut akhirnya menjadi realita seusai Presiden Joko Widodo menunjuk Rudiantara untuk menjadi Direktur Utama PT PLN (Persero). Hal ini bahkan di ungkapkan oleh Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga.
Ia menyebutkan jika Rudiantara akan mengisi posisi direktur utama yang ditinggalkan oleh Sofyan Basir. "Yap Pak Erick juga sudah sampaikan. Pak Rudi yang terbaik," ujarnya dilansir CNNIndonesia, Senin 99/12).
Senada, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan juga memastikan jika Rudiantara akan menjadi bos perusahaan listrik pelat merah tersebut. "Ya bagus banget dong, Pak Rudi memang orang PLN. Selama di Kabinet juga kami dengan beliau bagus," katanya di Hotel Sultan Jakarta, Senin (9/12). "Jadi saya kira Pak Presiden menunjuk Pak Rudi sudah keputusan yang sangat tepat dan saya kira PLN akan lebih bagus nanti."
Sebelumnya telah diberitakan jika nama Rudiantara memang santer disebut-sebut akan menjadi bos PT PLN. Hal ini disebabkan karena mantan Menkominfo tersebut memiliki latar belakang di korporasi dan pernah juga menjadi Wakil Direktur Utama di PT PLN (Persero) pada 2008-2009.
Sementara itu, diketahui jika Sekretaris Kabinet, Pramono Anung sempat memberikan sinyal kuat yang mengatakan jika Rudiantara bakal menjadi bos baru PLN dan tak lama lagi akan dilantik. "Mudah-mudahan segera dilantik," ujar Pramono. "Yang jelas saya sudah tanda tangan. Mudah-mudahan segera dilantik."
Ketika disinggung apakah Rudiantara sudah pasti menempati posisi direktur utama PLN, Pramono hanya mengaku telah meneken hasil tim penilaian akhir (TPA) yang bersangkutan. "Ya kan saya bilang tadi sudah tanda tangan," katanya.
(wk/nidy)