Dua Bocah 'Jahil' yang Mainkan Sakelar Lampu Flyover Karanganyar Ditangkap
Nasional

Kedua bocah yang melakukan aksi jahilnya dengan mematikan lampu flyover Karanganyar akhirnya ditangkap oleh polisi. Kasat Reskrim Polres Karanganyar mengatakan jika aksi ini bukanlah yang pertama untuk keduanya.

WowKeren - Baru-baru ini kejahilan bocah laki-laki telah membuat geger media sosial. Pasalnya, Kejahilan yang dimaksudkan memainkan sakelar lampu flyover Palur, Karanganyar hingga lampunya mati sebagian.

Akibat kenakalan bocah ini, membuat polisi turun tangan untuk menangkap mereka. Diketahui jika polisi menangkap dua bocah AA (15) dan A (13). Diketahui jika kedua bocah tersebut ditangkap pada Kamis (5/12) lalu.

Kasat Reskrim Polres Karanganyar AKP Ismanto Yuwono menceritakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (17/11) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Ismanto menjelaskan, kejadian bermula saat dua anak itu berjalan di jembatan flyover Palur, Karanganyar.

Kemudian kedua bocah tersebut melihat sakelar lampu di bawah salah satu tiang lampu penerangan. Salah satu dari mereka menyuruh yang lainnya untuk menyentuh dan memainkan tombol sakelar tersebut hingga membuat sebagian lampu flyover di sisi barat mati.


Tak sampai di situ, keduanya kembali mengulangi aksi "jahil" mereka dengan menggunakan ponsel salah satu dari pelaku kemudian mempostingnya di sejumlah media sosial seperti WhatsApp, Facebook dan Instagram. "Setelah kita selidiki video viral itu dilakukan secara sengaja oleh terduga pelaku anak AA dan A. Keduanya masih di bawah umur," terang Ismanto, Senin (9/12).

Lebih lanjut, ia mengatakan jika kedua pelaku masih di bawah umur dan berstatus sebagai pelajar maka Polres Karanganyar hanya melakukan pembinaan kepada keduanya. "Pelaku saat dimintai keterangan telah mengakui semua perbuatannya," jelasnya.

Perlu diketahui jika kedua pelaku dijerat Pasal 503 KUHP juncto UU No 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak dengan pidana penjara paling lama tiga hari dan denda paling banyak Rp 250.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan, Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dishub PKP) Karanganyar, Sundoro mengakui peristiwa tersebut benar terjadi. Lalu ia mengatakan jika pihaknya segera melakukan pengecekan dan perbaikan sakelar di lokasi kejadian.

"Sudah saya perkuat dengan penutup," tutupnya. "Jadi sudah tidak bisa lagi dimainkan orang."

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait