Pegawai serta pimpinan KPK periode 2015-2019 mengadakan acara perpisahan sebelum pimpinan baru dilantik oleh Presiden Jokowi. Dalam acara ini pula, tangis Saut Situmorang pecah hingga membawa suasana haru.
- Nidya Putri
- Jumat, 20 Desember 2019 - 13:59 WIB
WowKeren - Presiden Joko Widodo akan melantik Pemimpin baru Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) pada hari ini (20/12). Jelang pelantikan pun KPK pun menggelar acara perpisahan dengan pimpinan periode 2015-2019.
Dalam acara tersebut, para pegawai diselimuti suasana haru. Mulai dari Agus Rahardjo, Laode M. Syarif, Basaria Panjaitan, Saut Situmorang, dan Alexander Marwata turut hadir dalam acara perpisahan tersebut.
Bahkan Saut Situmorang sempat menangis dalam acara perpisahan ini. Ia meneteskan air matanya ketika berbicara dengan Laode M. Syarif bahwa besok sudah tak bertemu lagi.
"Begitu bilang sama Laode gini, saya bilang, aku besok enggak lihat kamu lagi," kata Saut menirukan percakapan dengan Syarif di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (19/12). "Saya bilang gitu. Enggak-enggak rumah kita dekat."
Saut kemudian mengaku jika dirinya telah mengemas sejumlah barang-barangnya karena hari ini terakhir berkantor di KPK. Namun, tak banyak barang yang dirinya bawa lantaran sudah membawanya lebih dahulu saat ingin mundur beberapa bulan lalu.
"Jadi yang saya bawa hari ini dari Ibu BP kasih hadiah, terus Pak Laode dia kan punya kebun mede, dikasih setoples, paling bawa itu aja," ujarnya. Sementara itu, Syarif juga menuturkan cerita ketika Saut menangis dalam acara perpisahan dengan pimpinan KPK.
Menurutnya, tangis Saut pecah ketika dirinya menyampaikan sudah tak bisa bertemu lagi setelah selesai menjadi pimpinan KPK. "Dia (Saut) tiba-tiba meluk saya nangis. Terus dia bilang saya enggak ketemu kamu lagi. Saya bilang tidak, kita rumahnya tetanggaan di Kalibata, saya bilang gitu. Terus dia bilang kan nanti beda," ungkapnya.
Lebih lanjut, Syarif mengatakan bahwa tak hanya Saut yang menangis namun seluruh pimpinan lembaga antirasuah tersebut juga ikut terharu karena suasana. Tak hanya itu para pegawai juga ikut merasa sedih. "Kami semua terharu karena banyak pegawai yang berkaca-kaca gitu. Jadi kayak kita turut terbawa juga suasana," ujarnya.
Dalam acara perpisahan ini juga, para pimpinan KPK jilid IV mendapat kenang-kenangan berupa karikutur wajah lima pimpinan dari pegawai KPK. Karikatur itu diserahkan oleh Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo.
"Kami dapat foto yang dibikin jadi kayak lukisan gitu, kolase, jadi lima. Jadi Pak Agus dulu yang depan, kami berempat di belakangnya," tutupnya. "Yang buat saya aku di,depan. Jadi buat lima."
(wk/nidy)