Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar nikah massal di penghujung tahun baru 2020 nanti. Hingga kini, sudah ada 631 pasangan yang terdaftar dalam acara tersebut.
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 20 Desember 2019 - 19:03 WIB
WowKeren - Tak terasa pergantian tahun hanya tinggal hitungan hari. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar nikah massal di malam tahun baru nanti. Pelaksanaan nikah massal ini, secara garis besar masih sama seperti tahun sebelumnya.
Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Provinsi DKI Jakarta, Hendra Hidayat. Ia mengatakan bahwa animo masyarakat masih tinggi terhadap acara tersebut. Setidaknya, ada 631 pasangan yang sudah terdata untuk menjadi peserta acara tersebut.
"Secara garis besar konsepnya sama, pelaksanaannya sama," kata Hendra di Balai Kota, Jumat (20/10). "Alhamdulillah animo masyarakat sebetulnya lebih dari 631."
Adapun jumlah maksimal pasangan yang bisa bergabung di acara tersebut sudah dibatasi oleh pemerintah. Hanya pasangan yang ber-KTP DKI saja yang bisa dinikahkan secara massal. "Ada misalnya nih mereka tinggal di Jakarta tapi bukan KTP belum ada atau dari luar. Nah itu kan agak sulit," jelas Hendra.
Acara pernikahan massal rencananya akan digelar di Halaman Balai Kota. Hendra menyebutkan bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menjadi saksi bagi perkawinan massal. "Perwakilan dari masing-masing wilayah (kota) nanti yang akan maju dan Pak Gubernur sebagai saksi dan ada Forkompinda kita undang juga masing-masing jadi saksi," jelas Hendra.
Sementara itu, pernikahan massal ini digratiskan bagi pasangan yang tidak mampu. Tak cukup sampai di situ, pasangan yang mengikuti nikah massal ini juga akan mendapatkan uang mahar sebesar Rp 1 juta. Selain itu, ada juga bingkisan pernikahan.
"Peserta nikah massal masing-masing gratis biaya nikah langsung dapat surat nikahnya," Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Jakarta. "Kita kasih juga uang mahar Rp 1 juta dan bingkisan pernikahan."
Adapun pernikahan massal ini akan dilaksanakan pada malam tahun baru yakni 31 Desember di halaman Balai Kota. Selain nikah massal akan agenda lain yakni nikah isbat. "Dengan total peserta 631 pasang. Dengan rincian yang isbat nikah itu ada 490 dan yang nikah massal ada 141 pasangan," ujar Saefullah.
(wk/zodi)