Pengendara Diprediksi Melonjak Saat Nataru, Tol Trans Sumatera Masih Minim Rest Area
Nasional

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Istiono mengimbau agar masyarakat yang hendak melintasi jalur tol tersebut benar-benar melakukan persiapan dengan baik.

WowKeren - Menjelang liburan natal dan tahun baru (nataru), jumlah pengguna jalan tol diperkirakan akan melonjak akibat banyaknya masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Istiono mengatakan, tol Trans Sumatera sudah siap beroperasi untuk masyarakat di hari libur natal dan tahun baru.

Dengan dibangunnya infrastruktur tol, jarak yang tadinya harus ditempuh selama sekitar 8-10 jam kini hanya memerlukan sekitar 3-4 jam saja. Tak ayal jika faktor ini diperkirakan akan membuat jumlah pengguna tol meningkat.

"Waktu tempuh yang biasanya tahun lalu bisa 8-10 jam, ini bisa jadi 3-4 jam," kata Istiono di Jakarta Selatan, Jumat (20/12). "Ini menjadi daya tarik sendiri dan diperkirakan jumlah pengendara meningkat."

Meski demikian, masih ada satu tantangan mengingat tol ini masih minim rest area. Bahkan, ada jalan sepanjang 100 kilometer Palembang hingga Mesuji tak ada rest area dan pintu keluar tol.


Oleh sebab itu, Istiono mengimbau agar masyarakat yang hendak melintasi jalur tol tersebut benar-benar melakukan persiapan dengan baik. Tak hanya bensin yang cukup namun juga e-toll, persediaan makanan dan minuman dan yang paling penting adalah menjaga kondisi fisik agar tetap prima.

Tak hanya itu, satu lagi hal yang harus diantisipasi adalah adanya blank spot sehingga ponsel tidak akan bisa menerima sinyal. Untuk itu, ia sudah berkoordinasi dengan pihak provider guna mengatasi masalah tersebut.

"Bila mau masuk tol, isi bensin sepenuhnya. Karena di rest area pun belum cukup untuk melayani pengguna jalan di sana," lanjut Istiono. "Kemudian kartu tolnya jangan sampai habis atau kekurangan saldo. Itu akan jadi masalah sendiri. Karena itu dilakukan langkah-langkah tadi, sosialisasi kepada masyarakat."

Lebih jauh, ia menyebutkan bahwa total ada 22 rest area di sepanjang 360 kilometer Trans Sumatera. Sebelas rest area berada di jalur dari Lampung ke Palembang, dan 11 rest area lagi ada di jalur lainnya. 70 persen dari rest area tersebut bisa digunakan secara fungsional sedangkan yang sudah cukup bagus dari segi sarana dan prasarana masih 50 persen.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait