Kerangka manusia misterius ditemukan di dalam Septic Tank. Saat ini belum ada yang tahu mengenai siapa sesungguhnya mayat yang sekarang telah menjadi kerangka tersebut. Namun, banyak warga yang berspekulasi mengenai identitas kerangka itu.
- Anis Rosella Pitaloka
- Senin, 23 Desember 2019 - 13:41 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, kerangka manusia misterius ditemukan di dalam Septic Tank (tangki septik) di rumah milik salah satu warga Bantul, Waluyo (62). Kerangka yang ditemukan pada hari Minggu (22/12) kemarin itu pun membuat geger warga setempat. Bahkan warga pun berduyun-duyun menuju lokasi tersebut menunggui proses evakuasi hingga malam hari.
Menurut salah satu warga, yakni Solikin (45), pembongkaran Septic Tank milik Maluyo mulai dilakukan sekitar pukul 17.00 WIB. Usai dilakukan pembongkaran, aparat kepolisian pun mendapati adanya kerangka mayat di dasar septic tank di kedalaman sekitar 2 kilometer. Menurut keterangan Solikin, kerangka yang diangkat oleh petugas tersebut masih utuh.
Akan tetapi, Solikhin tidak berani memastikan apakah kerangka mayat tersebut merupakan warga setempat atau bukan. "Saya tidak tahu itu laki-laki apa perempuan," ujarnya yang dilansir Kumparan pada Senin (23/12).
Meskipun begitu, terdapat kabar yang beredar di masyarakat bahwa kerangka tersebut adalah Ayu Selisa, menantu dari pemilik rumah. Diketahui, Ayu sudah tidak kelihatan lagi sejak tahun 2009 yang lalu.
Di rumah yang sama, sekitar tanggal 11 November 2019 lalu, anak pemilik rumah yaitu Edy Susanto (28) juga tewas dengan cara gantung diri. Edy merupakan suami dari Ayu Selisa. "Katanya Mbak Selly itu pergi, tapi ndak tahu benar apa tidak. Keluarga ini tertutup,"ujar warga lain, Waginem (64).
Menurut keterangan Kapolsek Kasihan, Kompol Y Tarwoco, kerangka mayat tersebut kini sudah berada di RS Bhayangkara untuk divisum. Tarwoco mengatakan bahwa dirinya belum bisa memastikan identitas kerangka mayat tersebut, termasuk jenis kelaminnya laki-laki atau perempuan.
Akan tetapi, jika dilihat dari kondisi kerangka tersebut, dimungkinkan mayat yang berada di septic tank itu meninggal sekitar 4 sampai 5 tahun lalu. Hal ini karena kondisinya sudah hancur.
Untuk memperjelas peristiwa ini, selain mengevakuasi kerangka mayat tersebut, polisi kini juga tengah melakukan pemeriksaan kepada para saksi. "Kita belum bisa memastikan siapa korban. Kita tunggu hasil penyelidikan," tutur Tarwoco.
(wk/aros)