Mengharukan, Putri Korban Kecelakaan Bus Sriwijaya Menikah Di Hadapan Jenazah Sang Ayah
Nasional

Salah satu dari korban yang meninggal adalah Warsono, yang akan melangsungkan pernikahan putrinya pada 29 Desember mendatang. Pernikahan tersebut pun dimajukan karena Warsono telah meninggal dunia sebelum hari pernikahan tersebut.

WowKeren - Kabar mengenai kecelakaan yang menimpa Bus Sriwijaya jurusan Palembang-Bengkulu menyisakan duka bagi banyak pihak, terutama keluarga korban. Hingga saat ini tercatat bahwa kecelakaan yang terjadi pada Senin (23/12) malam itu menyebabkan 34 korban meninggal dunia.

Salah satu dari korban yang meninggal adalah Warsono, yang belum lama lagi akan menikahkan putrinya yang bernama Dwi Fitria Rahmadi. Rencananya, pria yang meninggal di usia 62 tahun itu akan melangsungkan pernikahan putrinya pada 29 Desember mendatang.

Namun, takdir berkata lain. Pernikahan Dwi dengan seorang lelaki bernama Rahmad Kasmantri itu pun dimajukan karena ayahnya telah meninggal dunia sebelum hari pernikahannya itu. Akad nikah pun dimajukan dan berlangsung pada Rabu (25/12) pagi di Dusun 1 Perajen RT 1, Kelurahan Mariana, Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

"Awalnya akad nikah direncanakan pada 29 Desember 2019," kata besan Warsono, Kasim usai prosesi akad nikah yang dilansir Kompas pada Kamis (26/12). "Namun, karena kondisinya berkabung jadi kedua keluarga sepakat memajukan waktu akad hari ini (Rabu)."


Proses akad tersebut berjalan lancar dan warga pun langsung memakamkan jenazah Warsono di TPU Desa Perajen usai akad. Selain Warsono, diketahui ada empat warga Desa Perajen lainnya yang menjadi korban kecelakaan maut tersebut.

Mereka adalah Ulul Azmi (15), Selvi (16), M Ikbal (13) dan Amelia Sapira (13) yang juga masih memiliki hubungan darah dengan Warsono. Kelima jenazah tersebut dimakamkan di lokasi yang sama atas kesepakatan keluarga.

Sebagai ungkapan duka citanya, Wakil Bupati Banyuasin, Slamet pun turut hadir menjadi saksi pernikahan di tengah duka tersebut. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan duka cita dari Bupati Banyuasin, Askolani kepada keluarga korban.

Diketahui, kecelakaan maut yang menimpa bus Sriwijaya itu menyebabkan bus masuk ke jurang dari ketinggian 80 meter. Data tim SAR terbaru hingga Rabu pukul 16.00 WIB melaporkan bahwa terdapat 34 orang meninggal yang terdiri dari 16 laki-laki dan 12 perempuan. Sementara itu, korban selamat sebanyak 13 orang sehingga total yang telah dievakuasi adalah 47 korban.

(wk/aros)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait