Bawaslu Pariaman Ungkap Emak-Emak Mudah Dimanfaatkan Oknum Politik
Nasional

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pariaman Sumatera Barat, Riswan, menyebut bahwa kerawanan Pemilu beralih dari generasi muda ke kalangan emak-emak.

WowKeren - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pariaman Sumatera Barat, Riswan, menyebut bahwa kalangan emak-emak kini rentan dimanfaatkan oleh oknum politik yang tak bertanggung jawab. Tingkat kerawanan kaum emak-emak tersebut kini lebih tinggi daripada generasi muda.

"Biasanya kerawanan pemilu tinggi pada generasi muda," tutur Riswan di Pariaman, dilansir Antara Kamis (26/12). "Namun, setelah dilakukan sosialisasi tingkat kerawanan itu berkurang."

Menurut Riswan, kerawanan Pemilu tersebut beralih dari generasi muda ke kalangan emak-emak lantaran mereka mudah dimanfaatkan oleh oknum politik yang tak bertanggungjawab. Oleh sebab itu, Riswan mengaku pihaknya saat ini tak hanya berfokus untuk melakukan sosialisasi tentang aturan Pemilu pada generasi muda, namun juga kepada kalangan emak-emak.


Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui adan Kontak Majelis Taklim Kota Pariaman. Riswan menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengawasan partisipatif untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumatera Barat pada 2020. "Kesuksesan pengawasan Pilkada Pariaman pada 2018 dan Pemilu 2019 karena pengawasan partisipatif," ungkap Riswan.

Selain itu, Bawaslu Pariaman juga memanfaatkan generasi muda untuk memberikan sosialisasi pengawasan Pemilu melalui media sosial. "Kita mengetahui bahwa generasi muda aktif di media sosial sehingga sosialisasi di masyarakat lebih baik lagi," tutur Riswan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris Bawaslu Pariaman, Riki Valentino. Menurut Riki, pihaknya sering melakukan sosialisasi tentang pengawasan Pemilu, namun kini lebih berfokus untuk refleksi pengasawasn sebelumnya guna menghadapi Pilkada Sumatera Barat 2020. "Untuk mempersiapkan pengawasan tersebut tentu perlu ada masukan dari sejumlah pihak," ujar Riki.

Tak hanya melakukan sosialisasi, Riki juga mengaku pihaknya akan meluncurkan buku tentang dinamika Pemilu 2019 di Kota Pariaman. "Buku tersebut berisi tentang tahapan kampanye, pendaftaran partai politik, serta dugaan politik uang," pungkas Riki.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait