Melalui keterangan tertulis, Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Noxy Citrea menyatakan bahwa PT KAI akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban terimbas.
- Zodiak Yanuarita
- Sabtu, 28 Desember 2019 - 10:56 WIB
WowKeren - Sebuah insiden terjadi di dalam gerbong kereta api lokal 511 Bandung Raya tujuan Cicalengka-Bandung pada Jumat (27/12). Sekitar pukul 06.45 WIB, air conditioner (AC) atau pendingin ruangan yang terpasang di gerbong terlepas.
Akibatnya, 8 orang mengalami luka-luka. Terkait hal ini, PT Kereta Api Indonesia menyampaikan permohonan maafnya. Melalui keterangan tertulis, Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Noxy Citrea menyatakan bahwa PT KAI akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban terimbas.
"PT KAI memohon maaf atas kejadian ini," kata Noxy, Jumat (27/12). "KAI akan menanggung seluruh biaya pengobatan para korban tersebut."
Noxy menjelaskan bahwa insiden terjadi saat dilakukan penggandengan lokomotif ke rangkaian di emplasemen Stasiun Cicalengka. AC split terjatuh di KA lokal kereta 1 dan 2. Sebagai tindak lanjut, penumpang yang terluka segera ditangani oleh tim kesehatan PT KAI Stasiun. Sementara itu, gerbong kereta yang mengalami insiden tersebut segera diganti dengan yang baru.
"Kereta yang mengalami insiden AC jatuh sudah diganti dengan kereta baru," lanjut Noxy. "Dan operasional kereta dilanjutkan kembali untuk pelayanan pengguna jasa."
Dari 8 orang korban penumpang yang terimbas, 2 orang di antaranya bahkan harus dirujuk ke rumah sakit lantaran mengalami luka memar dan nyeri di bahu. "Sebagian sudah melanjutkan kembali menuju tujuan masing-masing dan ada dua orang yang dirujuk ke Rumah Sakit Kebon Jati untuk perawatan lebih lanjut yaitu yang mengalami luka memar dan nyeri bahu," kata Noxy.
Beruntung, 2 penumpang tersebut sudah diperbolehkan pulang oleh dokter setelah kondisinya dinyatakan baik. Sementara itu, dua gerbong kereta yang AC-nya jatuh langsung dikosongkan. "Selanjutnya dua kereta itu dilakukan penggantian di Stasiun Bandung," ujar dia.
(wk/zodi)