Sebuah video yang menampilkan AC split kereta jatuh dan memakan korban menjadi viral di Instagram. Merespon peristiwa tersebut PT KAI pun memberikan klarifikasinya.
- Nidya Putri
- Minggu, 29 Desember 2019 - 23:52 WIB
WowKeren - Beberapa waktu yang lalu sebuah video yang memperlihatkan beberapa pendingin ruangan (AC) split di dalam kereta api berjatuhan saat penggandengan lokomotif ke rangkaian kereta (langsir) menjadi viral di media sosial. Video yang hanya berdurasi beberapa detik itu diunggah oleh akun @jangyu12 di Instagram.
"Kecelakaan kereta cicalengka akibat tidak hati hati nya masinis saat kereta lansir @ptkai_121 @infobandungraya," tulis si pemilik akun dalam keterangan unggahannya tersebut. Hingga Minggu (29/12) video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 5 ribu kali oleh pengguna Instagram.
Merespon kejadian yang viral di dunia maya tersebut pihak PT Kereta Api Indonesi (KAI) pun buka suara.Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Noxy Citrea Bidara mengatkan jika peristiwa tersebut benar terjadi.
Peristiwa AC split jatuh itu terjadi di kereta lokal 511 Bandung Raya tujuan Cicalengka-Bandung, Jumat (27/12) pada pukul 06.45 WIB. Delapan orang penumpang mengalami luka karena kejadian ini.
"AC split jatuh di KA Lokal kereta 1 dan 2 dan melukai delapan orang penumpang," ujar Noxy dilansir Kompas. Ia kemudian menjelaskan jika hal itu terjadi ketika penggandengan lokomotif ke rangkaian di emplasemen Stasiun Cicalengka. Adapun penyebab dari peristiwa tersebut masih dalam tahap pemeriksaan.
Sementara itu, kedelapan penumpang yang menderita luka-luka akibat peristiwa tersebut segera mendapat penanganan langsung oleh Tim Kesehatan PT KAI yang bertugas di stasiun. "Sebagian sudah melanjutkan kembali menuju tujuan masing-masing dan ada dua orang yang dirujuk ke Rumah Sakit Kebon Jati untuk perawatan lebih lanjut yaitu yang mengalami luka memar dan nyeri bahu," kata Noxy.
PT KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul karena peristiwa ini dan menanggung biaya pengobatan para korban luka. Pasca-peristiwa ini, seluruh unit melakukan perbaikan dan penanganan. Dua gerbong kereta yang AC-nya jatuh langsung dikosongkan. "Selanjutnya dua kereta itu dilakukan penggantian di Stasiun Bandung," pungkasnya.
(wk/nidy)