Terungkap Setya Novanto memiliki sel mewah saat mendekam di penjara, Indonesia Corruption Watch (ICW) desak Presiden Jokowi mencopot Menkumham Yasonna Laoly.
- Ruth Meliana
- Senin, 30 Desember 2019 - 09:48 WIB
WowKeren - Ombudsman RI telah menemukan adanya fasilitas dan perlakuan yang berbeda yang diterima antara narapidana di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas). Salah satunya adalah temuan sel mewah yang dinikmati oleh Setya Novanto di Lapas Sukamiskin.
Indonesia Corruption Watch (ICW) langsung mengkritik pemerintah terkait temuan Ombudsman tersebut. ICW meminta agar Presiden Joko Widodo mencopot Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly dari jabatannya.
ICW berpendapat jika kasus sel mewah bukan kali pertama terjadi. Menurut mereka, sudah berkali-kali sejumlah pihak seperti stasiun televisi hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan berbagai kasus sel mewah dan tidak ditanggapi serius oleh pemerintah.
"Sudah berulang kali sel mewah ditemukan oleh Ombudsman dan stasiun televisi swasta," ujar Peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam jumpa pers yang dilakukan di kantor ICW, Jakarta pada Minggu (29/12). "Bahkan KPK juga sudah melakukan tangkap tangan."
Kurnia mengatakan jika berbagai temuan tersebut justru semakin menegaskan jika Presiden Jokowi sudah tidak memiliki alasan lagi untuk mempertahankan jabatan Yasonna sebagai menteri. Menurutnya, Yasonna sebagai benteng terakhir dalam sistem peradilan pidana telah gagal untuk memberi keadilan bagi warga binaan dalam penjara.
Apalagi, kasus sel mewah ini juga dilakukan kepada tersangka yang memang sudah terkenal sering berulah dan kerap berkali-kali melakukan kesalahan yakni Setya Novanto. "Apalagi yang terakhir justru sel orang yang sering berulang, Setya Novanto," kata Kurnia.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM menegaskan sudah tidak ada lagi sel mewah di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat pada 2020. Pihak Lapas Sukamiskin saat ini sedang membongkar berbagai sel mewah yang dikabarkan ditempati oleh Setya Novanto, mantan Bendahara Umum Demokrat M Nazaruddin, dan mantan Kakorlantas Polri Djoko Susilo.
"Terkait tiga kamar besar yang di pertanyakan komisioner Ombudsman, pihak Lapas Sukamiskin saat ini sedang melaksanakan perapihan seluruh kamar hunian," tegas Kepala Bagian Humas Ditjen PAS Ade Kusmanto, Selasa (24/12). "Termasuk tiga kamar besar tersebut."
(wk/lian)