Seorang petani di Desa Dieng Wetan, Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah menemukan arca Ganesha tanpa kepala dan lengan. Benda bersejarah ini ditemukan saat petani tersebut sedang mencangkul di ladang.
- Anis Rosella Pitaloka
- Selasa, 31 Desember 2019 - 12:11 WIB
WowKeren - Indonesia merupakan negara yang kaya akan peninggalan sejarah di jaman kerajaan terdahulu. Oleh karena itu, kerap ditemukan arca maupun benda purbakala lain di beberapa daerah di Indonesia, terutama di daerah yang dulunya merupakan bekas kerajaan.
Baru-baru ini, seorang petani di Desa Dieng Wetan, Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah menemukan arca Ganesha tanpa kepala dan lengan. Benda bersejarah ini ditemukan saat petani tersebut sedang mencangkul di ladang.
Arca Ganesha yang ditemukan oleh petani itu terbilang cukup besar, karena memiliki tinggi sekitar 140 centimeter dan lebar 120 centimeter. Letak arca tersebut cukup dangkal, yakni berada di kedalaman 50 centimeter saat ditemukan.
Usai penemuan arca Ganesha tanpa lengan dan kepala tersebut, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah kemudian menyisir dan melakukan ekskavasi arkeologi. Dari hasil ekskavasi itu, ditemukan bagian kepala dan tangan yang terpisah dari tubuh Ganesha di tempat lain, namun masih pada lokasi yang sama.
Ketua Unit Candi Dieng Eri Budiarto dari BPCB Jateng mengatakan bahwa pihaknya bersiap mengangkat arca Ganesha dari Desa Dieng Wetan itu. Karena cukup besar, maka diperlukan alat berat untuk mengangkatnya.
"Kami baru akan melakukan koordinasi pada 2 Januari 2020 untuk rencana mengangkat arca tersebut," kata Eri Budiarto yang dilansir Kumparan pada Selasa (31/12). "Karena memerlukan alat berat untuk mengangkatnya."
Tak hanya arca Ganesha, Eri juga menyebutkan bahwa telah ditemukan batu merah dan bagian atap candi di sekitar lokasi. "Ini perlu kajian lebih lanjut, karena batu merah termasuk langka di Dataran Tinggi Dieng," ujar Eri.
Eri menuturkan bahwa sementara ini patahan-patahan tangan dan bagian tubuh arca Ganesha yang lain akan diamankan di Museum Dieng. Sementara itu, Eri menjelaskan bahwa catatan Hindia Belanda menunjukkan banyaknya temuan peninggalan sejarah di sekitar kawasan Dieng Wetan, namun hanya berupa struktur-struktur.
(wk/aros)