Tas Mencurigakan di Masjid Sunda Kelapa Bikin Geger Hingga Gegana Diterjunkan, Ternyata Ini Isinya
Nasional

Menurut salah seorang pedagang di lokasi yang bernama Yadi, tas mencurigakan tersebut ditemukan Selasa (31/12) pagi ini. Pihak pengurus Masjid pun langsung menghubungi kepolisian.

WowKeren - Sebuah benda mencurigakan berupa tas ransel dilaporkan ditemukan di halaman Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (31/12) hari ini. Temuan mencurigakan tersebut akhirnya membuat Tim Gegana Polri diturunkan untuk melakukan pemeriksaan.

"Lagi panggil tim gegana dulu ya untuk cek," tutur Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan, dilansir detikcom. "Ada tas ransel ya."

Garis polisi juga sempat dipasang di sekitar lokasi, yakni sekitar 50 meter dari gerbang pintu masuk utama Masjid Sunda Kelapa. Warga dilarang mendekat ke TKP, pedagang yang berada di dekat pintu masuk utama bahkan sempat diminta untuk meninggalkan dagangan mereka. Kondisi tersebut membuat lokasi kejadian steril.

Menurut salah seorang pedagang di lokasi yang bernama Yadi, tas mencurigakan tersebut ditemukan pagi ini. Begitu mengetahui hal tersebut, pihak pengurus Masjid pun langsung menghubungi kepolisian.


Setelah diperiksa oleh Tim Gegana, tas mencurigakan tersebut ternyata berisi pakaian dan sarung. Pihak kepolisian pun menyelidiki siapa orang meletakkan tas tersebut di halaman Masjid Sunda Kelapa.

"Isi tas itu baju-baju dan sarung," jelas Wakapolres Jakpus, AKBP Susatyo Purnomo. "Ini kami masih lakukan penyelidikan, sehingga kami bisa mencari yang meletakkan tas tersebut."

Dengan demikian, polisi pun menegaskan bahwa tidak ada bom atau benda berbahaya di Masjid Sunda Kelapa seperti yang sebelumnya dikhawatirkan. "Dengan klarifikasi ini saya harap tidak ada berita terkait isu bom, atau bahan peledak. Ini bukan bukan barang peledak," terang Susatyo.

Kini, polisi tengah mencari orang yang meletakkan tas tersebut di Masjid Sunda Kelapa. Pasalnya, tas tersebut diletakkan di halaman Masjid oleh seorang pria yang tiba-tiba lari kala ditegur. "Yang bersangkutan lari ke halaman Masjid Sunda Kelapa dan melepas tas di sana dan melarikan diri," ungkap Susatyo.

Sementara itu, berdasarkan kesaksian salah seorang penjual di Masjid Sunda Kelapa, pria yang meletakkan tas di pelataran masjid tersebut awalnya lari dari arah Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Paulus yang berdekatan dengan masjid sekitar pukul 08.30 WIB. "Anaknya masih muda sih, tingginya sekitar 172 cm, hitam. Ada berewok, pakaian biasa," ungkap pedagang bernama Fatin tersebut dilansir Kumparan.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait