Menurut Gubernur Kaltim, Isran Noor, Sayembara Desain Ibu Kota Negara (IKN) sebelumnya hanya menghasilkan desain dasar atau desain kebangsaan untuk Ibu Kota baru.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 31 Desember 2019 - 14:51 WIB
WowKeren - Pemerintah sebelumnya telah menggelar Sayembara Desain Ibu Kota Negara (IKN) yang diikuti oleh ratusan peserta, dari dalam dan luar negeri. Diketahui, Ibu Kota RI akan dipindahkan dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur.
Menurut Gubernur Kaltim, Isran Noor, sayembara yang telah hasilnya telah diumumkan pada 23 Desember 2019 tersebut hanya menghasilkan desain dasar atau desain kebangsaan untuk Ibu Kota baru. Isran menyebut bahwa desain tersebut tidak langsung diaplikasikan.
"Kemarin kan desain dasar atau desain kebangsaan namanya," tutur Isran dilansir Kumparan, Senin (30/12). "Itu menghasilkan 3 juara kan."
Menurut Isran, pemerintah akan kembali menyelenggarakan sayembara yang lebih besar hingga menargetkan para arsitek kelas dunia. Kali ini untuk menentukan desain Ibu Kota yang lebih detail.
"Ini akan disayembarakan lagi secara internasional. Nanti akan ada 5 para perencana arsitek perkotaan terkemuka di dunia," jelas Isran. "Hadiah urusan Jakarta (pemerintah pusat)."
Lebih lanjut, Isran menjelaskan bahwa detail desain yang disayembarakan akan menghasilkan data komprehensif sebagai dasar pembangunan. Contohnya seperti sistem transportasi serta jaringan kelistrikan.
"Nanti akan menghasilkan sebuah desain komprehensif sebagai acuan kotanya," ujar Isran. "Sistem transportasinya, kemudian listriknya dan segala macam akan di sana."
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono telah mengungkapkan hal senada. Basuki menyebut bahwa sayembara desain detail Ibu Kota baru akan segera digelar, namun ia belum bisa memastikan waktunya.
"Nanti, tapi tahun depan. Kalau bangunan yang akan disayembara, misalnya istana yang ikonik itu," pungkas Basuki. "Istana, DPR, MPR, MA."
Dalam Sayembara Desain IKN sebelumnya, rancangan berjudul "Nagara Rimba Nusa" berhasil menang dari ratusan desain yang masuk. Desain tersebut mengadopsi konsep menghubungkan antara manusia dengan alam dan lingkungan.
Dilansir dari poster resminya, terdapat empat poin penting dalam desain tersebut. Yakni "Jati Diri Bangsa: Indonesia Sentris", "Merayakan Alam Berkelanjutan", "Kota Masa Depan", dan "Kota Untuk Dunia". Desain tersebut lantas akan dikembangkan sesuai kerangka acuan dari Presiden Joko Widodo.
(wk/Bert)