Fraksi PDIP DPRD DKI sempat menyinggung keputusan Anies Baswedan yang tak memberi izin untuk DWP dikarenakan takut pada FPI. Hal ini lantas mendapat bantahan dari Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.
- Nidya Putri
- Kamis, 02 Januari 2020 - 10:35 WIB
WowKeren - Pergelaran acara Djakarta Warehouse Project (DWP) sempat mendapatkan kritikan keras dari Front Pembela Islam (FPI). Bahkan, FPI menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menyampaikan penolakan mereka terhadap DWP.
Dari pertemuan tersebut Pemprov DKI Jakarta memutuskan tidak akan memberikan izin acara musik tersebut. Hal ini lantas dinilai oleh Fraksi PDIP DKI Jakarta jika Anies takut kepada pihak tertentu.
"Terkait dengan wacana pelarangan tersebut, membuktikan bahwa Gubernur DKI takut dengan FPI," kata Wakil Ketua F-PDIP DPRD DKI Ima Mahdiah, Rabu (1/1). "Akibatnya, kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan kontraproduktif."
Di lain pihak, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengaku tak sependapat bila sikap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disebut takut FPI, lantaran tak beri izin kegiatan musik tahunan DWP. Pasalnya, Mardani menilai jika Gubernur DKI Jakarta itu adalah ayah semua kelompok masyarakat yang mendengarkan laporan semua pihak sebelum mengambil keputusan.
"Mas Anies akan selalu berusaha menjadi ayah bagi semua kelompok masyarakat. FPI kelompok yang aktif menjalankan amar ma'ruf nahi munkar," ujar Mardani dilansir detikcom, Kamis (2/1). "Selama dalam koridor akan didengar, namun pegiat budaya yang sehat dan memberi dampak bagi terwujudnya budaya masyarakat yang tangguh juga didukung Mas Anies."
Lebih lanjut, Mardani menjelaskan bahwa DWP tidak akan dilarang oleh Anies jika masuk ke dalam kategori konstruktif budaya. Namun lain hal jika DWP, sebutnya, membawa dampak negatif.
"Selama DWP masuk kategori kegiatan budaya kontruktif mestinya aman," katanya. "Kecuali kalau DWP membawa dampak negatif."
Selain itu, ia juga membantah jika penolakan izin DWP oleh Anies dikarenakan ketakutannya pada FPI. Meski begitu ia tetap menghormati pendapat Fraksi PDIP DKI Jakarta.
"Haknya kawan-kawan PDIP. Mas Anies selalu mampu menempatkan diri dengan pas," tutupnya. "Sebelum melarang atau membolehkan, Mas Anies akan mengkajinya dengan seksama."
(wk/nidy)