Direktur Jenderal Kebudayaan RI, Hilmar Farid, mengatakan bahwa pengembalian koleksi budaya semacam ini baru pertama kalinya terjadi dalam sejarah Indonesia.
- Zodiak Yanuarita
- Sabtu, 04 Januari 2020 - 16:50 WIB
WowKeren - Museum Prinsenhof di Delft, Belanda telah mengembalikan sebanyak 1.500 benda budaya bersejarah kepada Indonesia. Benda budaya tersebut diterima oleh museum tersebut pada 2014 lalu.
Benda bersejarah tersebut akan diserahkan ke Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Koleksi tersebut saat ini masih dalam proses pendataan sebelum bisa dipamerkan.
"Intinya ada 1.500 koleksi yang semula ada di Museum Nusantara di Kota Delft, Belanda," kata Direktur Jenderal Kebudayaan RI, Hilmar Farid di Museum Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (02/01). "Dikembalikan ke Indonesia melalui Museum Nasional."
Adapun pengembalian benda-benda budaya milik Indonesia dari Belanda ini sudah direncanakan sejak 2015 lalu. Sayangnya karena terkendala beberapa faktor seperti perizinan, hukum, hingga diplomasi hal itu baru bisa direalisasi sekarang ini.
Adapun benda-benda tersebut dibawa oleh Belanda dari Indonesia pada masa penjajahan. Ia menyebut bahwa benda-benda tersebut dibawa dengan cara yang tidak pantas. Tak hanya itu, upaya pengembalian semacam ini adalah pertama kalinya tercatat dalam sejarah Indonesia.
"Ini pertama kali dalam sejarah Indonesia, dilakukan pengembalian benda budaya atau artefak Indonesia yang dibawa dengan cara tidak pantas," lanjut Hilmar. "Atau yang disebut dengan Koloniale Roofkunst (seni yang dicuri oleh negeri kolonial)."
Hilmar melanjutkan, bahwa langkah pengembalian koleksi budaya ini merupakan upaya untuk menyelamatkan budaya Indonesia yang berada di luar pengelolaan pemerintah. Oleh sebab itu, ia berharap langkah ini bisa membuka peluang berikutnya untuk mengembalikan koleksi budaya penting milik Indonesia yang ada di negara lain di Eropa.
"Ini sangat bersejarah dan kami ingin membagi kepada publik," tutur Hilmar. "Harapannya, ini membuka jalan bagi pengembalian benda museum lain yang ada di Eropa."
(wk/zodi)