Diduga Lapuk Terendam Air, Gedung 4 Lantai di Slipi Ambruk
Nasional

Penyebab robohnya bangunan tersebut diduga karena tersumbatnya saluran air di gedung sehingga air merembes ke dinding gedung hingga menyebabkan terjadinya pelapukan.

WowKeren - Sebuah insiden gedung ambruk terjadi di Slipi pada hari ini, Senin (6/1). Gedung lantai empat di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta Barat, ambruk sekitar pukul 09.20 WIB hingga menyebabkan 3 orang mengalami luka-luka. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan bahwa konstruksi gedung bertingkat tersebut sudah lama miring. Sementara itu, lantai dasar gedung dihuni oleh minimarket yang beruntung tidak turut ambruk. "Sepengetahuan saksi Siti Komalasari bahwa gedung miring sudah sejak 2 tahun lalu," ucap Yusri dilansir Kumparan, Senin (6/1).

Sementara itu, Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Eko Sumarno mengatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel untuk melakukan proses evakuasi. "Empat unit kita kerahkan ke lokasi untuk evakuasi," kata dia.

Untuk memastikan bahwa kondisi aman, polisi masih bersiaga di lokasi kejadian. Pasalnya, ada sisa reruntuhan yang sewaktu-waktu bisa jatuh. Penyebab robohnya bangunan tersebut diduga karena tersumbatnya saluran air di gedung.


Karena air tidak menemukan salurannya, maka mengakibatkan merembes ke konstruksi gedung. Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh Petugas Rescue Basarnas Rivan.

"Gedung ini sendiri tidak aman, karena di ruko bagian atas itu terdapat genangan air," kata Rivan masih dilansir Kumparan. "Jadi untuk air sendiri tidak ada akses untuk turun. Jadi, air tersumbat."

Air yang merembes ke dinding gedung, membuat konstruksi tersebut rapuh. "Jadi, untuk bagian lantai empat dan tiga rata-rata plafonnya itu sudah terjadi rembesan air. Jadi, di lantai tiga dan empat itu sudah terdapat genangan air karena tidak adanya akses pembuangan air di bagian roof top atas gedung," jelas Rivan.

Akibat terjadinya pelapukan pada setiap sisi tersebut, konstruksi tidak dapat menahan sehingga akhirnya roboh. "Jadi menyebabkan di lantai tiga empat itu terjadi pelapukan. Pelapukan pada setiap sisi sisi dindingnya karena terjadinya pelapukan tadi," sambung Rivan.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait