Polemik yang melibatkan Tiongkok terkait wilayah perairan Natuna, Kepulauan Riau membuat Plt Gubernur Kepri mengusulkan agar Natuna menjadi khawasan khusus. Ide ini sendiri saat ini tengah dikaji oleh Kemendagri.
- Nidya Putri
- Selasa, 07 Januari 2020 - 20:13 WIB
WowKeren - Plt Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto mendorong pemerintah pusat menetapkan Kabupaten Natuna sebagai kawasan khusus. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pun mengaku bakal mengkaji usulan tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Sekjen Kemendagri, Hadi Prabowo. "Kita lagi pengkajian dan kita belum menerima usulan itu secara real dan namun kalau kita lihat kalau jadi provinsi ya terlalu besar, itu aspirasi kita dengar," kata Hadi di Gedung Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (7/1).
Meski begitu, Hadi mengatakan jika usulan dari Pemerintah Provinsi Kepri itu masih belum secara resmi sampai ke Kemendagri. Jika nantinya ada usulan resmi, Hadi mengatakan Kemendagri akan melihat terlebih dahulu usulan tersebut.
"Nanti kalau mau jadi kawasan khusus ya mungkin kita lihat dulu," ujarnya. "Karena usulan secara konkret belum sampai di sini."
Meski begitu, Hadi meyakinkan jika pemerintah pusat bakal mendengar aspirasi dari daerah. Salah satu aspek yang dipertimbangkan adalah kepentingan nasional mengingat Natuna merupakan perbatasan negara.
"Nggak, kita lihat dari aspirasi mereka lah, aspirasi mereka kita kaji," pungkasnya. "Dari kepentingan nasional karena memang Natuna itu kan perbatasan negara."
Sebelumnya telah diketahui jika Plt Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto mendorong agar pemerintah pusat untuk menetapkan Kabupaten Natuna sebagai kawasan khusus. Usul ini disebabkan masuknya kapal-kapal Tiongkok ke Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Natuna, Kepulauan Riau.
"Memang harus ada terobosan yang baik dan tepat untuk Natuna agar lebih maju dan masyarakatnya sejahtera," ujarnya dilansir Antara, Selasa (7/1). "Kawasan khusus Natuna perlu direalisasikan."
Ide kawasan khusus menurut Isdianto lebih baik dibanding mendorong Natuna dimekarkan menjadi provinsi. "Saya akan sampaikan kepada pemerintah pusat," tegasnya.
(wk/nidy)