Erick Thohir Kaget Omzet Rumah Sakit BUMN Capai Rp 5 triliun per Tahun
Nasional

Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan bahwa angka tersebut memiliki potensi yang cukup bagus. Oleh sebab itu, bisnis rumah sakit ini perlu dikelola dengan baik dan fokus.

WowKeren - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir masih terus berusaha melakukan pembenahan terhadap bisnis-bisnis perusahaan pelat merah. Usai bisnis hotel, Erick kini hendak menyatukan bisnis rumah sakit BUMN.

Menurut Erick, apabila bisnis RS tersebut dikonsolidasikan, omzetnya bisa mencapai Rp 5 triliun per tahun. Erick bahkan mengaku kaget kala mengetahui angka tersebut.

"RS BUMN sendiri punya revenue kalau dikonsolidasikan sekitar Rp 5 triliun revenue-nya," kata Erick di Kementerian Luar Negeri pada Kamis (9/1). "(Omzet Rp 5 triliun) per tahun, kaget kan? Saya saja kaget."

Erick menjelaskan bahwa angka tersebut memiliki potensi yang cukup bagus. Oleh sebab itu, bisnis RS ini perlu dikelola dengan baik dan fokus, bukannya oleh BUMN yang bisnis utamanya bergerak di sektor lain.


"Nah ini kan cukup potensi. Sayang kan bisa difokuskan jadi expertise. Tidak perlu di bawah Pelni, Pertamina, Pelindo. Pelindo bisnisnya ada yang lebih pasti kok, perkapalan, pelabuhan dan lain-lain kok," terang Erick. "Padahal fokus utamanya Pertamina kan migas. Pertamina punya 25 sumur yang harus dieksplorasi. Lifting sekarang turun. Nah hal-hal ini kita enggak mau auto fokus. Nah saya rasa ini akan jadi konsolidasi yang baik, jadi bisnis yang juga progresif dan bisa bersaing."

Sebelumnya, Erick disebut berencana untuk menyatukan pengelolaan hotel-hotel BUMN. Menurut staf khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, hotel-hotel tersebut akan disatukan serta dikelola oleh BUMN yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Meski demikian, Arya belum menyebut BUMN mana yang akan mengelola hotel-hotel ini. Namun, Arya membocorkan bahwa hotel-hotel tersebut akan dikelola oleh BUMN yang performanya kurang maksimal.

"Dicari perusahaan Tbk yang cocok dan pas untuk itu dan yang memang selama ini kurang maksimal," ujar Arya. "Diharapkan masuknya, performa perusahaan ini akan naik."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait