Ayah Reynhard Sinaga Ternyata Buron, Pengacara Ungkap Fakta Mengejutkan Ini
Nasional

Reynhard Sinaga dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas kejahatannya memerkosa 48 pria di Inggris. Belum reda kasus itu, kini sang ayah, Saibun Sinaga, juga terungkap menjadi buron dalam sebuah kasus di Riau.

WowKeren - Kasus pemerkosaan terhadap 48 pria yang dilakukan oleh WNI Reynhard Sinaga di Manchester, Inggris terus menyita perhatian publik. Apalagi kekinian Pengadilan Manchester telah memvonis Reynhard hukuman penjara seumur hidup.

Kasus Reynhard juga menyita perhatian lantaran pihak Inggris mengklaim kejahatan tersebut merupakan yang terburuk dalam sejarah. Tak pelak profil dan latar belakang Reynhard pun sangat menarik perhatian publik, termasuk soal keluarganya.

Belakangan seiring dengan mencuatnya kasus Reynhard, profil sang ayah, Saibun Sinaga juga menyita atensi masyarakat. Ternyata Saibun masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buron di sebuah kasus perambahan hutan di Riau.

Dilansir dari Kumparan, Saibun lewat perusahaannya, PT Ronatama Agro Migas, ternyata bermasalah dengan hukum. Seiring berjalannya penyelidikan, pihak penyidik PPNS DLHK Pemprov Riau pun memasukkan Saibun dalam DPO.

Informasi ini pun dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto. "Saya dapat informasi demikian, tapi belum bisa menjelaskan lebih jauh," ujar Sunarto, Kamis (9/1).


Bak belum berakhir, aib di balik kasus itu pun kembali terungkap. Disampaikan oleh seorang advokat, Hasudungan Gultom, ada indikasi Saibun lepas tangan atas kasus tersebut dan justru membuat seorang pegawai perkebunannya, Martua Sinaga, menjadi tersangka.

"Kebetulan klien saya (Martua Sinaga) sudah diputus (divonis hukuman penjara) 3 tahun 8 bulan. Cuma sampai dengan ini status klien saya itu hanya pekerja, asisten kebun," kata Hasundungan, Jumat (10/1).

Menurut Hasundungan, seharusnya Saibun sebagai pemilik perkebunan lah yang menjadi tersangka dalam kasus itu. Namun usai ditetapkan sebagai DPO, tak ada tindak lanjut dari pihak penyidik. Dan sebagai gantinya kliennya justru yang dijatuhi sanksi.

Hasundungan tentu mencoba menghubungi Saibun, yang sayangnya tak pernah berbuah positif. "Yang saya tahu masih di alamatnya yang sekarang, di Depok. Saya pernah mencoba menghubungi Pak Saibun, tapi nomor saya malah diblokir," katanya.

Jelas fakta ini langsung diramaikan komentar dari warganet. Seperti sudah diduga, kebanyakan warganet menilai tingkah bejat Reynhard tak lepas dari sosok sang ayah yang juga bermasalah.

"Dua2nya perusak," ujar @arj********im. "Oalah pantes lah anknya begitu. Org uang buat makn sama bayar sekolah, pake uang haram," imbuh @an*****w. "Mangka nya nafkahin anak pke uang halal jd prilaku nya gak geser," timpal @ryt*****by.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait