Namanya 'Dilupakan' Megawati Saat Rakernas, Wali Kota Solo Beri Tanggapan Santai
Nasional

Dalam pidatonya di Rakernas PDIP Jumat (10/1) lalu, Ketua Umum partai Megawati Soekarnoputri lupa menyebutkan nama Wali Kota Solo sebagai kepala daerah yang berbakti kepada daerahnya. Meski begitu, sang Walkot pun hanya memberi respon santai.

WowKeren - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan HUT PDIP ke-47 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada 10-12 Januari 2020. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum (Ketum) partai Megawati Soekarnoputri turut menyebutkan beberapa nama kepala daerah yang dianggap berbakti kepada daerahnya.

Sayangnya, dalam kesempatan tersebut Megawati tak menyebutkan nama Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo sebagai salah satu kepala daerah yang berbakti kepada daerahnya. Meski begitu, Hadi mengaku tak mengambil pusing terkait hal tersebut.

"Solo tidak disebut itu bagi saya tidak ada persoalan," ungkap Hadi. "Yang penting saya melaksanakan tugas sebagai petugas partai di seksekutif mau dan mampu menjabarkan visi misi partai. Berjuang untuk mencapai kesejahteraan rakyat. Itu adalah visi PDIP."

Lebih lanjut, ia mengatakan jika Megawati kemungkinan lupa saat tidak menyebutkan Solo dalam pidato sambutannya. Sebab penyebutan beberapa daerah oleh Megawati tidak berdasarkan teks, melainkan berdasarkan ingatan sosok Ketua Umum PDIP itu.


"Dalam hal ini mungkin yang diambil contoh yang sudah masuk di DPP, sudah jadi Gubernur atau jadi pembicara di DPP waktu sekolah partai," paparnya. "Mbak Mega tak mungkin mampu mengingat semua karena saat menyebut itu bukan atas dasar tulisan."

Sementara itu, dalam pidatonya saat membuka Rakernas PDIP Megawati diketahui menyebutkan nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebagai kepala daerah yang berbakti bagi daerahnya. Kemudian dia juga menyebut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hingga Bupati Banyuwangi Azwar Anas.

"Azwar Anas dari Banyuwangi, Hendi dari Semarang, Ganjar Pranowo dari Jawa Tengah," kata Mega dalam sambutan tersebut. "Apalagi ya. Itulah susahnya karena banyak, Bapak Presiden, jadi menghapalkannya sering kali lupa. Tapi begitulah banyaknya contoh-contoh kader kami yang memang telah bekerja berbakti bagi daerahnya masing-masing. Oh iya, Giri dari Badung, Bali. Apalagi ya? Cukuplah."

Sebelumnya, Wali Kota sekaligus Ketua DPC PDIP Solo,FX Hadi Rudyatmo memastikan jika dirinya bakal absen dalam Rakernas PDIP yang digelar pada 10-12 Januari 2020 tersebut. Alasan kehadirannya tersebut itu disebabkan karena daerahnya masih rawan bencana. "Saya izin (tak hadir Rakernas PDIP) karena Solo rawan bencana, sehingga tak mungkin saya dan Pak Purnomo (Wakil Walkot Solo) sebagai kepala daerah pergi semua," jelasnya.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait