Sungai di Sidoarjo Berbusa Hingga Keluarkan Bau Tak Sedap, Begini Penjelasan BNPB
Nasional

Salah satu sungai di Sidoarjo mengeluarkan gumpalan busa yang berbau tak sedap. BNPB pun menjelaskan jika peristiwa tersebut terjadi akibat pembuangan limbah industri ke sungai.

WowKeren - Pencemaran lingkungan akhir-akhir ini semakin parah. Terutama pencemaran yang terjadi di sungai tempat pabrik atau industri membuang limbahnya.

Seperti yang terjadi di sungai di Desa Sumput Kecamatan Sidoarjo. Pada Sabtu (18/1), dapat dilihat jika sungai tersebut mengeluarkan gumpalan busa dan bau yang tidak sedap.

Peristiwa tersebut rupanya telah diabadikan lewat video berdurasi 34 detik yang diunggah oleh akun Twitter @BNPB_Indonesia. Hingga berita ini dibuat (20/1), video tersebut telah ditonton oleh lebih dari 95 ribu pengguna Twitter.

"Sungai di Desa Sumput Kec. Sidoarjo Kab. Sidoarjo mengeluarkan busa dan bau yang tidak sedap," tulis BNPB Indonesia. "Saat ini sudah ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup Kab. Sidoarjo."

Sungai di Sidoarjo Berbusa Hingga Keluarkan Bau Tak Sedap, Begini Penjelasan BNPB

Twitter


Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusatinkom) BNPB, Agus Wibowo menjelaskan bahwa sumber dari kemunculan busa itu akibat dari limbah pabrik yang berlokasi dekat sungai di Desa Sumput, Kabupaten Sidoarjo. "Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo limbah itu berasal dari industri pabrik karton," ujarnya dilansir Kompas, Senin (20/1).

Kasus sungai yang mengeluarkan busa berbau tak sedap ini sendiri sering terjadi di daerah tersebut. Busa-busa tersebut merupakan imbas dari pembuangan limbah perusahaan.

Oleh karena itu, dilakukan upaya pemberian bahan kimia (chemical) guna membunuh bakteri dan lumut, menjernihkan air, serta membuat air menjadi tidak berbau. "Jika tidak diberi chemical akan lebih berbahaya. Dampak dari penggunaan chemical tersebut adalah jika terkena tekanan air yang deras memang menimbulkan busa putih," kata Agus.

Sementara itu, kasus sungai berbusa ini sendiri sudah ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sidoarjo. Berdasarkan informasi dari BPBD Kabupaten Sidoarjo terkait sungai berbusa di Desa Sumput, Kecamatan Sidoarjo, pihaknya telah melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

Untungnya, tidak ada masyarakat yang terdampak dengan adanya pencemaran limbah ini. "Tidak ada masyarakat terdampak," tutup Agus.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait