Anies Baswedan Banggakan Pemprov DKI Tak Lagi Larang Takbiran, Sindir Ahok?
Twitter/aniesbaswedan
Nasional

Eks Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama sempat melarang kegiatan takbir keliling demi mengantisipasi kecelakaan lalu lintas. Kebijakan ini pun dicabut di era Anies Baswedan.

WowKeren - Masalah kebebasan beragama menjadi salah satu topik yang paling sensitif dibicarakan di Indonesia. Kendati ada enam agama yang diakui di Indonesia, nyatanya bahasan soal kepercayaan kerap menimbulkan perpecahan kecil.

Namun tampaknya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak khawatir dengan sensitifnya isu yang ia angkat. Tetapi sikap Anies pun dirasa tak salah, karena ia tengah membanggakan sikap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menjadi lebih "terbuka" atas perayaan hari-hari besar keagamaan.

Anies menegaskan pihaknya siap mendukung perayaan hari besar semua agama yang diakui di Indonesia. Hal ini terbukti dari pemprov yang baru menggelar "Jakarta Imlekan" di beberapa ruang publik demi merayakan Tahun Baru Imlek 2571.

Sebelumnya, pemprov pun memfasilitasi perayaan Jakarta Muharram Festival untuk merayakan Tahun Baru Hijriah. Serta sempat mengadakan Christmas Carol saat Hari Raya Natal 2019 berlangsung.

Namun yang lantas menjadi poin penting bagi Anies adalah kebebasan yang pihaknya berikan untuk acara takbir. Menurutnya Pemprov DKI Jakarta kini telah mengizinkan kegiatan takbir keliling .


"Dulu takbiran dilarang, sekarang takbiran diizinkan dan dijalankan," ujar Anies ketika memberikan sambutan dalam acara rapat kerja daerah (rakerda) DPD Partai Gerindra DKI Jakarta di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (26/1).

Tak pelak pernyataan Anies itu pun disambut meriah oleh seluruh kader yang hadir. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu kemudian memastikan, Jakarta bakal menjadi rumah dan tempat yang setara bagi setiap golongan.

"Yang Muslim menyambut dengan takbiran, yang Nasrani menyambut dengan Christmas Carol," jelas Anies, dikutip dari Kompas, Senin (27/1). "Ruang publik diberikan sebagai ruang untuk semua."

"Setiap dan semua (golongan masyarakat) mendapatkan kesempatan yang sama. Itulah Jakarta kita yang sedang kita bangun," sambungnya.

Namun pernyataan Anies ini bak "membuka lembaran lama". Pasalnya di era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok lalu, kegiatan takbir keliling tidak diizinkan dengan dalih keamanan berlalu lintas.

"Takbiran selama kamu naik motor, enggak pakai helm, naik mobil bak terbuka, ya tetap akan dilarang," tegas Ahok pada 8 Juli 2015. "Itu sudah urusan polisi."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait