PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) menegaskan bahwa koordinator lapangan telah mengingatkan Yuyun untuk berobat ke rumah sakit, namun PLH tersebut menolak saran itu.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 28 Januari 2020 - 19:32 WIB
WowKeren - PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) menepis kabar terkait salah seorang petugas halte, Yuyun Yuniarsih, meninggal yang disebut-sebut karena tak diizinkan pulang ketika sakit oleh koordinator lapangan. Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Diposanjoyo, menegaskan bahwa korlap justru khawatir dengan Yuyun.
"Tidak benar jika korlap melarang PLH Yuyun untuk pulang cepat," kata Nadia melalui keterangan pers, Selasa (28/1). "Dalam hal ini, korlap yang bertugas justru sangat khawatir karena melihat kondisi Yuyun yang tampak tidak dalam kondisi sehat."
Yuyun dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Premiere, Jakarta Timur. Nadia menegaskan bahwa Yuyun justru kerap menolak saran korlap untuk segera berobat ke dokter. Hingga akhirnya Yuyun jatuh pingsan di halte.
"Korlap justru sudah berkali-kali mengingatkan PLH Yuyun untuk segera pulang dan memeriksakan kesehatan ke dokter," tegas Nadia. "Tapi PLH Yuyun justru menolak saran yang diberikan oleh korlap sebelum jatuh pingsan di halte dan dinyatakan meninggal di rumah sakit pada pukul 13.30 WIB."
Berangkat dari peristiwa ini, Nadia mengimbau agar karyawan TransJakarta segara melapor jika memiliki keluhan kesehatan. Selain itu, mereka juga berhak atas layanan BPJS Kesehatan yang bisa mereka manfaatkan untuk berobat ketika sakit.
"Kami imbau karyawan kami segara melaporkan kondisi mereka, jika merasa ada gejala terkait kondisi kesehatan," lanjut Nadia. "Sebab, kami menyediakan layanan BPJS dan asuransi kesehatan yang bisa digunakan karyawan dalam kondisi sakit. Ini bisa dimanfaatkan."
Lebih lanjut, Nadia atas nama TransJakarta turut berbela sungkawa atas meninggalnya Yuyun. "Semoga korban diterima di sisi-Nya dan keluarga diberikan ketabahan. Perseroan memberikan santunan kematian kepada keluarga yang ditinggal," ucap Nadia.
(wk/zodi)