Institut Teknologi Bandung (ITB) telah memberikan imbauan agar para warga kampus mereka segera menjauhkan diri dari orang yang diduga terkena virus corona.
- Ruth Meliana
- Kamis, 30 Januari 2020 - 11:07 WIB
WowKeren - Dunia sedang diguncang dengan berita mewabahnya virus corona atau Novel Coronavirus (nCov) yang pertama kali muncul di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok. Virus misterius ini pada awalnya muncul di pasar ikan dan hewan yang terletak di Wuhan dan terus merambah ke kota-kota bahkan hingga negara-negara lainnya.
Institut Teknologi Bandung (ITB) lantas mengeluarkan imbauan kepada warga kampus mereka untuk tetap tenang dalam menghadapi virus corona. Selain itu, ITB meminta agar para mahasiswa kampus dapat menjauhkan diri dari orang-orang yang diduga telah terjangkit virus corona ini.
"Institut Teknologi Bandung mengimbau kepada masyarakat kampus untuk sementara waktu ini membatasi interaksi," kata Sekretaris ITB Widjaja Martokusumo melalui pesan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (29/1). "(Interkasi dibatasi) dengan segala sesuatu yang memungkinkan terjadinya kontak dengan orang yang dicurigai terinfeksi Virus Corona tersebut."
WHO telah menyatakan jika hingga saat ini masih belum ditemukan vaksin yang dapat mencegah penyebaran virus corona ini. Kepala Bagian Epidemologi WHO Maria Van Kerkhove menjelaskan bahwa ketika sebuah penyakit baru muncul maka tentu saja belum ada vaksin yang bisa tersedia dan diperlukan pengembangan selama bertahun-tahun.
Oleh sebab itu, ITB menyarankan kepada warga kampus untuk melakukan segala tindakan pencegahan sebagai solusi efektif demi menghindari terjangkitnya virus mematikan ini. "Sering mencuci tangan memakai sabun, gunakan masker bila batuk atau pilek, konsumsi gizi seimbang, dan perbanyak sayuran," saran Widjaja.
Pihak ITB juga meminta agar seluruh sivitas akademika ITB berhati-hati saat melakukan kontak dengan hewan. Tidak hanya itu, warga kampus juga diminta untuk tetap berolahraga dan melakukan istirahat yang cukup.
"Jangan mengkonsumsi daging yang tidak dimasak. Lalu menjaga kebersihan lingkungan kampus termasuk ruangan," jelas Widjaja. "Jika mengalami gangguan kesehatan seperti demam, batuk, pilek, dan sesak napas segera ke fasilitas kesehatan terdekat."
Seperti yang diketahui, virus corona ini telah menjadi epidemik global dengan mulai menyebar ke sejumlah negara sejak 8 Desember 2019 silam. Diantaranya adalah Korea Selatan, Amerika Serikat, hingga Thailand dan Jepang, Kamboja, Australia, Nepal, Sri Lanka, Perancis, Jerman, Singapura, dan Malaysia.
(wk/lian)