Cak Nun Sebut Gus Sholah Ulama Rasional, Ungkap Keinginan Mulia Sang Mendiang
Nasional

Cak Nun menilai Gus Sholah merupakan sosok yang mengedepankan rasionalitas serta tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal yang sifatnya non nilai seperti uang dan jabatan.

WowKeren - Banyak kalangan berduka atas meninggalnya KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah. Salah satunya Budayawan Emha Ainun Nadjib atau yang akrab disapa Cak Nun.

Dalam kaca mata Cak Nun, Gus Sholah merupakan sosok ulama yang berbeda dari lainnya. Latar belakang pendidikan Gus Sholah yang tinggi membuat ulama tersebut berusaha untuk selalu merasionalkan semua proses yang terlibat.

"Gus Sholah kan insinyur, Doktor, sehingga beliau belajarnya modern sehingga pikiran beliau modern," kata Cak Nun di Jakarta Selatan, Senin (3/2). "Sehingga Gus Sholah berusaha merasionalkan semua proses yang beliau terlibat."

Dalam Pilpres misalnya. Cak Nun Menilai Gus Sholah lebih mengedepankan rasionalitas untuk menentukan pilihan secara jernih. Baginya, Gus Sholah adalah orang yang tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal yang sifatnya non nilai seperti uang dan jabatan.


"Beliau lebih rasional dan lebih punya pilihan yang jernih dan beliau tidak bisa diseret," lanjut Cak Nun. "Tidak bisa dipengaruhi oleh hal-hal yang sifatnya non-nilai. Artinya oleh uang, jabatan, dan apapun. Beliau insyaallah orang yang konsisten terhadap itu."

Lebih lanjut, Cak Nun pun mengungkap cita-cita Gus Sholah sebelum ulama tersebut tutup usia. Ia ingin agar Muktamar Nahdlatul Ulama berlangsung secara bersih dan tidak terlibat dalam politik uang apapun.

"Gus Sholah itu cita-cita terakhir sebelum wafat ingin mengawal muktamar NU berikutnya diusahakan supaya bebas dari money politics, tutur Cak Nun. "Jadi muktamar NU yang berlangsung bersih sebagaimana khitahnya dulu."

Meskipun sama-sama merupakan kedua tokoh besar, namun Gus dur dan Gus Sholah memiliki ciri khas tersendiri yang tidak bisa digantikan oleh satu sama lain.

"Gus Sholah itu setiap orang itu sebagaimana kalau padi, kalau padi tidak bisa digantiin jagung, tapi jagung juga nggak bisa digantiin padi," jelas Cak Nun. "Jadi Gus Dur orang besar, Gus Sholah juga orang besar. Cuman Gus Sholah bukan Gus Dur, Gus Dur bukan Gus Sholah, jadi fungsinya berbeda."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait