Barang Impor Dibatasi, Dubes Tiongkok Beri Mendag Sindiran Menohok
Nasional

Menter Perdagangan RI, Agus Suparmanto memutuskan untuk membatasi impor produk makanan dan minuman asal Tiongkok untuk mencegah penularan virus Corona. Merespon kabar tersebut, Dubes Tiongkok untuk Indonesia memberi sindiran menohok.

WowKeren - Menteri Perdagangan RI, Agus Suparmanto mengatakan bahwa pemerintah akan membatasi impor produk makanan dan minuman dari Tiongkok. Keputusan ini diambil usai merebaknya virus Corona yang berasal dari negara Tirai Bambu tersebut.

"Impor kita harus hati-hati terutama dengan berkaitan dengan makanan dan minuman," ujar Agus di sela inspeksi mendadak di Pasar Wonokromo Surabaya, Jumat (31/1). "Terutama yang terjangkit virus, dari daerah yang ke sana (China) itu harus hati-hati menerima kiriman barang tersebut."

Selain pembatasan, Agus juga mengatakan jika pihaknya akan meminta importir untuk selektif mengimpor makanan dan minuman. "Artinya kami juga selektif dan para importir ini juga menulis kontrak dan sebagainya tapi di sisi lain, kita harus waspada bahwa situasi virus ini cukup mengkhawatirkan tapi lebih mengkhawatirkan lagi kalau masuk di Indonesia melalui makanan dan minuman," katanya.


Meski begitu, Agus enggan merinci produk makanan dan minuman apa saja yang bakal dibatasi untuk masuk ke Indonesia. "Makanan dan minuman, semua jenis, karena tidak spesifik makanan apa, tapi yang namanya makanan dan minuman ini kan langsung dikonsumsi oleh penduduk kita," tuturnya.

Keputusan pemerintah tersebut rupanya disayangkan oleh Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Xiao Qian. "Saya lihat berita tadi, Indonesia akan menghentikan impor makanan, kami sangat mementingkan berita terkait dan kami memberikan concern terhadap tindakan tersebut," ujarnya di kantor Kedubes China di Mega Kuningan Jakarta, Selasa (4/2).

"Sekarang masih belum ada bukti yang membuktikan virus corona bisa tertular lewat barang impor dan WHO sudah menyatakan bahwa mereka tidak setuju bahkan keberatan pada tindakan pembatasan perdagangan pada China," sambungnya.

Lebih lanjut, Xiao mengingatkan agar Indonesia lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan. Pasalnya, jika pemerintah tak berhati-hati dan salah langkah maka akan berdampak buruk untuk Indonesia sendiri. "(Jika) Indonesia benar-benar mengambil tindakan seperti itu akan mengakibatkan dampak yang negatif," tegasnya.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait