Jadi 'Predator Seksual', 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga Dicabut Universitas Di Inggris
Nasional

Buntut menjadi tersangka kekerasan seksual terhadap ratusan orang, Universitas di Inggris dengan tegas langsung mencabut dua gelar magister milik Reynhard Sinaga.

WowKeren - Nama Reynhard Sinaga beberapa waktu lalu sempat menjadi perbincangan yang menghebohkan media sosial atas aksi kriminal yang dilakukannya. Pasalnya, Reynhard yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) tersebut telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh Pengadilan Manchester, Inggris dengan tuduhan telah melakukan sejumlah pemerkosaan.

Reynhard diketahui telah melakukan pemerkosaan terhadap puluhan pria di apartemennya yang berada di Inggris. Aksi predator Reynhard tersebut bahkan disebutkan sebagai kasus perkosaan terbesar sepanjang sejarah Inggris. Ia diputuskan bersalah karena telah melakukan serangan seksual terhadap 48 korban dalam rentang waktu dua setengah tahun dari 1 Januari 2015 hingga 2 Juni 2017.

Dampak dari vonis tersebut, Universitas Manchester, Inggris tempat Reynhard menimba ilmu juga ikut memberikan sanksi tegas. Mereka telah mencabut dua gelar magister Reynhard Sinaga. Hal tersebut rupanya telah dikonfirmasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di London kepada pihak kampus.


"Saya sudah melakukan cross check (konfirmasi) kepada pihak Universitas Manchester," kata pejabat KBRI London Gulfan Afero dalam pesan singkat, Selasa (4/2). "Dan pihak Universitas telah memberikan konfirmasi atas pencabutan 2 gelar akademik yang telah diraih Reynhard dari Universitas Manchester."

Gulfan menjelaskan jika pihak kampus mencabut gelar akademik tersebut berdasarkan pertimbangan keputusan Crown Court Manchester pada 6 Januari silam yang menvonis Reynhard 30 tahun penjara. Reynhard sendiri disebutkan merupakan pria kelahiran Jambi yang datang ke Inggris pada tahun 2007 dengan visa pelajar.

Reynhard lantas menempuh studi di Universitas Manchester dan berhasil menerima dua gelar di bidang sosiologi dan perencanaan dari Universitas Manchester. Ia kemudian kembali melanjutkan studi untuk meraih gelar PhD di Universitas Leeds.

Namun studi tersebut harus terhenti setelah ia diskors pihak kampus akibat tertangkap pada 2017 atas kasus pelecehan seksual. Akibatnya, sosok Reynhard saat ini telah ditahan di sel khusus karena kejahatannya masuk dalam kategori tahanan kelas A yang diawasi secara khusus.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait