Anggota Komisi V DPR RI, Ahmad Syaikhu, pun heran apakah Garuda Indonesia sebagai maskapai pelat merah tidak dapat melakukan evakuasi WNI dari Tiongkok tersebut.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 05 Februari 2020 - 18:43 WIB
WowKeren - Pemerintah telah mengevakuasi 238 warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, Tiongkok. Diketahui, ratusan WNI tersebut diangkut dari Tiongkok menggunakan pesawat Batik Air pada Minggu (2/2) kemarin.
Komisi V DPR RI lantas mempertanyakan alasan mengapa evakuasi WNI dilakukan oleh maskapai anak usaha Lion Air Group tersebut. Anggota Komisi V DPR RI, Ahmad Syaikhu, pun heran apakah Garuda Indonesia sebagai maskapai pelat merah tidak dapat melakukan evakuasi tersebut.
"Kenapa ini bukan Garuda ya? Apakah ini ketidakmampuan Garuda? Sangat disayangkan kenapa kok dikasih ke swasta," tutur Ahmad di Ruang Rapat Komisi V pada Rabu (5/2) hari ini. "Ini menyangkut kewibawaan negeri kita soalnya."
Sebelumnya, pemerintah sendiri telah menjelaskan alasan penggunaan Batik Air untuk mengevakuasi WNI. Menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, pemerintah memutuskan menggunakan Batik Air atas saran pemerintah Tiongkok. Hal ini dikarenakan selama ini hanya Lion Air yang memiliki rute penerbangan Jakarta-Wuhan.
"Untuk mempercepat proses clearance, otoritas Republik Rakyat Tiongkok sarankan memakai (resumption) slot yang secara reguler sudah melayani jalur tersebut," jelas Retno, Sabtu (1/2). "Oleh karena itu, kita gunakan slot Lion dengan memakai Batik Air (satu grup). Pesawat badan lebar yang kita pakai muat sekitar 300 orang dan tidak perlu transit."
Hal senada juga sempat diungkapkan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Menurut Budi Karya, Lion Air Group ditunjuk pemerintah karena otoritas Tiongkok telah mensyaratkan pelaksanaan evakuasi WNI haruslah operator yang memiliki izin penerbangan dari dan ke Wuhan.
"Yang memiliki izin rute tersebut adalah Lion Air dan Sriwijaya Air," ujar Budi Karya. "Dan yang memiliki pesawat wide body (bodi lebar) adalah Lion Air melalui pesawat Batik Air."
(wk/Bert)