Sektor pariwisata Indonesia, Pulau Bali mengalami penurunan drastis usai merebaknya wabah corona. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pun merencanakan rencana ini untuk membuat Pulau Dewata bangkit.
- Nidya Putri
- Jumat, 14 Februari 2020 - 15:16 WIB
WowKeren - Wabah virus corona yang menyebar tak terkendali mulai memberikan dampak pada sektor pariwisata di Indonesia. Pasalnya, jumlah turis mancanegara, khususnya yang berasal dari Tiongkok mengalami penurunan.
Salah satu daerah pariwisata yang terdampak adalah Bali. Akibat dari wabah ini, turis Tiongkok jadi tidak biasa keluar-masuk Pulau Dewata seperti biasanya.
Keadaan ini lantas disorot oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Menurutnya, momen tersebut adalah waktu yang tepat untuk menggenjot pembangunan insfratruktur di Bali.
Erick pun memperkirakan usai berakhirnya wabah corona ini, Bali akan kembali dipadati oleh wisatawan. Tak hanya turis asal Tiongkok namun juga dari berbagai negara lainnya.
Ia juga menilai jika infrastruktur di Bali masih kurang sebagai tempat yang menjadi pusat kunjungan turis. "Dan tentu poin nomor dua kembali sudah saatnya karena Bali ini merupakan jantung daripada turis di indonesia infrastriktur mohon maaf masih tertinggal karena itu kita adakan percepatan," kata Menteri BUMN Erick Tohir kepada wartawan saat meninjau tempat Pemelastian umat Hindu di Kawasan Pelindo III Benoa, Jumat (14/2).
"Dengan kondisi sekarang yang sedang terjadi di dunia yaitu virus corona itukan kesempatan membangun, karena pasti tiga-empat bulan ke depan ada industri turis akan menurun," lanjutnya. "Nah daripada kita diam-diam justru kita harus percepat."
Selain itu, Erick juga ingin agar pendukung faktor ekonomi RI tidak hanya berasal dari turis, seperti arus logistik. "Ada turis tapi juga ada faktor pendukung ekonomi lain seperti peti kemas dan lain lain tetap ada jadi tidak bisa hanya turis saja dan di sinilah saya mau juga sesuai diskusi dengan teman-teman dari komisi VI dan tentu direksi Pelindo," pungkasnya.
Sebelumnya, merosotnya jumlah wisatawan Tiongkok di Bali ini membuat Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa mengajukan ide kepada Presiden Joko Widodo untuk memberikan diskon tiket pesawat bagi wisatawan domestik. Hal ini diharapkan agar para wisatawan domestik bisa menjangkau tarif untuk berlibur ke Pulau Dewata.
"Selama ini, (tiket pesawat) tujuan ke Bali kan dinilai masih mahal oleh wisatawan domestik," kata Putu dilansir CNN Indonesia, Kamis (13/2). "Jadi kami memohon bantu memberi diskon tiket pesawat agar murah."
(wk/nidy)