Kemendikbud Targerkan Ratusan Ribu Mahasiswa Terima Kartu Indonesia Pintar
https://www.kemdikbud.go.id/
Nasional

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menargetkan setidaknya sebanyak 818 ribu mahasiswa menerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah.

WowKeren - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus berusaha meningkatkan pendidikan di Indonesia melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP). Kemendikbud lantas menargetkan sebanyak 818 ribu mahasiswa akan mendapatkan KIP Kuliah.

Nantinya, mahasiswa yang memiliki KIP akan mendapatkan bantuan biaya kuliah sebesar Rp2,4 juta per semester dan biaya hidup sebesar Rp4,2 juta per semester. Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ainun Na'im menjeskan jumlah tersebut.

Ainun mengatakan dari 818 mahasiwa yang akan menerima KIP Kuliah, sebanyak 418 ribu di antaranya adalah mahasiswa yang sudah menerima Beasiswa Bidikmisi sejak 2016 hingga 2019. Sementara itu, sebanyak 400 ribu lainnya adalah mahasiswa baru.

"Tidak ada perubahan apapun terhadap program bantuan pendidikan yang sedang diterima," jelas Ainun seperti dilansir dari CNNIndonesia, Selasa (18/2). "Sesuai rencana, dana Bidikmisi semester genap akan dicarikan pada awal Maret 2020."


Nantinya, KIP Kuliah ini dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dalam dua kategori yaitu KIP Kuliah dan KIP Kuliah Afirmasi. Dijelaskan KIP Kuliah Afirmasi merupakan mahasiswa penyandang disabilitas, peserta program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) untuk Orang Asli Papua di wilayah Papua dan Papua Barat, termasuk mahasiswa di wilayah terdepan, terluar atau tertinggal (3T) dan wilayah terdampak bencana atau konflik sosial.

Ainun lantas menjelaskan proses pendaftaran akan mulai dibuka pada awal Maret di laman resmi KIP Kuliah Kemendikbud. Pendaftaran ini diketahui telah mundur dari jadwal sebelumnya yaitu 21 Februari 2020.

"Bagi calon mahasiswa yang membutuhkan dukungan KIP kuliah, diharapkan untuk tenang dan memantau perkembangan di kanal Kemendikbud," terang Ainun. "Informasi lebih lengkap terkait KIP Kuliah akan diumumkan pada awal Maret."

Disebutkan jika mahasiswa yang bisa mendaftarkan diri KIP Kuliah adalah yang keluarganya telah memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Jika mahasiswa masih belum punya, maka KIP Kuliah bisa didapatkan melalui proses seleksi dan verifikasi kondisi ekonomi oleh perguruan tinggi yang diajukan.

Program KIP Kuliah ini merupakan salah satu ide dari Presiden Joko Widodo di periode keduanya menjabat, menyusul KIP yang sudah ada sejak 2014 lalu. Melalui kartu ini, Jokowi juga membebaskan siswa memilih jurusan pada universitas yang diinginkan.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait