Pabrik Narkoba di Bandung Ternyata Pakai Aset Pemkot, Produksinya Tembus 2 Juta Pil
Nasional

BNN melakukan penggerebekan terhadap rumah tersembunyi di Arcamanik, Bandung, yang diduga menjadi lokasi produksi narkoba. Tak main-main, BNN mendapati 2 juta pil diduga narkoba di sana.

WowKeren - Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali melakukan penggerebekan terhadap pabrik yang memproduksi narkoba. Kali ini BNN menggerebek sebuah rumah kecil di Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat.

Tak berbasa-basi, BNN pun langsung membongkar pabrik tersebut. Dan dari penyelidikan yang dilakukan setelahnya, terungkap lah bahwa pabrik itu didirikan di atas aset milik Pemkot Bandung.

"Ini blok Pemda. Betul ini (lahan) aset Pemkot Bandung," ujar Lurah Cisaranten Endah, Jajang Kurnia, Senin (24/2).

Dilansir dari Detik News pada Senin (24/2), rumah itu sendiri terletak di pojok. Bangunannya begitu tersembunyi, bahkan ada perkebunan di depan rumah yang semakin menguatkan "penyamarannya". Saat malam hari, kondisi di sekitar rumah pun begitu gelap gulita.

Total ada empat rumah yang digerebek oleh Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari pada Minggu (23/2) kemarin. Sebagai lurah, Jajang mengaku tidak tahu siapa pemilik rumahnya lantaran belum ada laporan kepada pejabat setempat seperti RT dan RW.


Selain pabrik yang diduga memproduksi narkoba, pemilik rumah itu ternyata juga memiliki sebuah kafe. Namun menurut Jajang kafe itu tak berizin.

"Sebetulnya pemantauan ini kan (karena) ada RT dan RW, (ada) laporan dari Bu RT. Memang sebenarnya kurang terpantau," jelas Jajang. "Warga ini tidak lapor ke RT dan RW meskipun punya kafe. Tidak ada pemberitahuan."

Kendati demikian Jajang mengaku tak tahu-menahu apakah pemilik rumah sudah membeli lahan yang masih merupakan aset Pemkot Bandung itu atau belum. Namun yang pasti bangunannya berdiri di atas aset milik pemerintah setempat.

Di sisi lain, penggerebekan ini terjadi pada Senin (23/2), di bawah arahan sang deputi langsung. Dari penggerebekan itu tertangkap enam orang pria serta barang bukti berupa kurang lebih 2 juta pil yang diduga narkoba.

"Kita lihat sebagai hasil, sudah ada yang siap edar dan sudah dikemas dalam kotak yang terbungkus rapi. Ada 25 kotak yang totalnya berisi kurang lebih dua juta pil," ucap Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari di lokasi kejadian, Minggu (23/2).

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait