Buntut Pernyataan 'Hamil di Kolam Renang', Komisi VIII DPR Akan Lebih Selektif Pilih Komisioner KPAI
Nasional

Pernyataan Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat. Hal ini sebagai catatan untuk Komisi VIII DPR agar lebih selektif lagi dalam menyeleksi komisioner terutama KPAI.

WowKeren - Pernyataan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Sitti Hikmawatty soal perempuan yang berenang satu kolam renang dengan laki-laki bisa hamil menjadi kontroversi. Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily mengaku prihatin dan menyesalkan pernyataan tersebut.

Menurutnya, pernyataan Sitti tersebut justru tidak mencerminkan pengetahuan seorang komisioner KPAI yang seharusnya mengetahui secara mendalam tentang alat reproduksi. "Saya sangat prihatin dengan pengetahuan seorang komisioner KPAI yang menyebut 'hamil di kolam renang'," kata Ace dilansir Okezone, Jakarta, Senin (24/2). "Pandangannya tidak mencerminkan seorang yang seharusnya mengetahui secara mendalam tentang alat-alat reproduksi."

Sitti seharusnya mengetahui bagaimana proses kehamilan bagi setiap perempuan. Dengan begitu, dia bisa bekerja secara profesional. "Padahal pengetahuan tentang kehamilan dan tumbuh kembang anak merupakan hal yang sangat mendasar bagi seorang komisioner KPAI agar dapat menjalankan tugasnya dengan profesional," jelas Ace.


Lebih lanjut, Ace menilai jika pernyataan kontroversial tersebut bisa menjadi pelajaran bagi DPR untuk lebih lebih selektif kembali dalam memilih komisioner KPAI. Ia juga menyampaikan agar ke depannya komisioner KPAI bisa menyampaikan pernyataan kepada publik yang bisa dipertanggungjawabkan.

"Ini jadi pelajaran bagi Komisi VIII untuk lebih selektif lagi memilih komisioner KPAI ke depan," tutupnya. "Tidak boleh seorang komisioner KPAI menyampaikan pengetahuan yang berasal dari sumber pengetahuan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan."

Sebelumnya diketahui jika Sitti telah meminta maaf atas pernyataan kontroversionalnya tersebut. "Saya meminta maaf kepada publik karena memberikan statement yang tidak tepat," kata Sitti dalam keterangan tertulis, Minggu (23/2).

Ia mengaku, pernyataannya yang berujung kontroversi tersebut adalah statement pribadi, bukan mewakili KPAI. "Statement tersebut adalah statement pribadi saya dan bukan dari KPAI. Dengan ini saya mencabut statement tersebut," ujarnya.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait