Menhub Budi Karya Sebut Ibu Kota Baru Gerbang Masa Depan Indonesia
Instagram/budikaryas
Nasional

Tak hanya pengembangan sistem transportasi, di ibu kota nanti juga akan ada pengembangan perkotaan yang lebih baik untuk ke depannya termasuk sarana universitas dan rumah sakit.

WowKeren - Sederet rencana proyek pembangunan tengah digodog pemerintah untuk ibu kota yang baru. Konsep ibu kota yang baru ini, akan dibuat berbeda seperti yang sudah ada selama ini.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yakin jika pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur akan menjadi gerbang Indonesia di masa depan. Misalnya dalam bidang transportasi yang lebih baik.

"Berkali-kali Presiden menyampaikan kita harus sampaikan contoh kota masa depan Indonesia," kata Budi dilansir Kompas, Rabu (26/2). "Bagaimana transportasi dibuat suatu contoh."

Tak hanya pengembang sistem transportasi, namun juga terkait bagaimana mengembangkan perkotaan yang lebih baik untuk ke depannya. Ibu kota nantinya, akan dibangun dengan mengusung konsep yang modern yang akan menghadirkan rumah sakit dan perguruan tinggi internasional.


Di universitas internasional itu nantinya, akan menggabungkan sistem pendidikan Indonesia dan luar negeri. "Sehingga anak-anak kita tidak perlu belajar di luar negeri," kata dia.

Agar pengembangan ibu kota berjalan sesuai dengan konsep yang diharapkan, maka pengerjaannya harus melibatkan gagasan dari banyak pihak. Tak hanya pemerintah saja, namun gagasan yang datang juga berasal dari kalangan akademisi, komunitas masyarakat, bahkan media.

"Kita harus berpikir bahwa kolaborasi pentahelix dengan melibatkan semua kalangan diperlukan," jelas Budi. "Mulai dari akademisi, dunia industri, komunitas masyarakat, pemerintah, termasuk media. Sehingga diharapkan kota ini bisa menjadi kota percontohan dan bisa kita banggakan."

Pemerintah telah menjatuhkan pilihan pada Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara sebagai lokasi ibu kota negara yang baru. Untuk membangun infrastruktur di IKN ini, pemerintah memerlukan anggaran sebesar Rp 466 triliun. Dana ini nantinya tak hanya akan didapat dari pembiayaan APBN namun juga kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengungkap alasan pemindahan ibu kota. "Kami harapkan perpindahan ini perlu saya sampaikan bukan karena apa-apa karena memang beban yang ada di Pulau Jawa ini terlalu sangat berat," kata presiden di Jakarta Barat, Kamis (6/2).

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait