Tokopedia Buka Suara Soal Maraknya Penjualan Bebas 'Obat' Anti Virus Corona
Nasional

Dengan banyaknya obat yang diklaim bisa menangkal virus Corona diperjualbelikan di toko online, Tokopedia pun mengimbau partisipasi aktif dari masyarakat bila menemukan produk seperti itu.

WowKeren - Sudah dua bulan berlalu sejak virus Corona pertama kali mencuat ke publik, namun hingga kini belum ada solusi mumpuni untuk mengatasinya. Peneliti dan ahli medis pun berlomba dengan waktu untuk bisa menemukan obat demi menangkal virus tersebut.

Namun kenyataannya saat ini banyak obat-obat yang diklaim bisa menangkal virus Corona diperjualbelikan secara bebas. Salah satunya di toko online seperti Tokopedia.

Sebagai contoh di Tokopedia, saat browsing "obat virus corona" maka akan muncul beragam obat dengan harga yang berbeda-beda. Berbagai pelapak telah mengklaim sejumlah "obat" virus corona mulai dari yang murah hingga mahal.

Maraknya peredaran obat anti Corona itu pun membuat Tokopedia angkat bicara. Lewat email kepada WowKeren.com, Tokopedia memberi pernyataan resmi yang menegaskan pihaknya terus memastikan agar produk yang dijual di marketplace-nya tidak berpotensi menimbulkan kesalahpahaman masyarakat. Termasuk diantaranya untuk produk-produk kesehatan.

Kendati demikian, Tokopedia juga mengklaim tak bisa mengendalikan semua produk yang dijual. Pasalnya setiap pelapak berhak untuk mengunggah sendiri produk yang dijual, termasuk menentukan nama produk tersebut.


"Di sisi lain, yang juga perlu diingat, sebagai upaya untuk menciptakan peluang bagi para penjual di Indonesia, marketplace kami bersifat user generated content (UGC)," jelas Tokopedia. "Dimana setiap pihak dapat melakukan pengunggahan produk di Tokopedia secara mandiri."

"UGC sangat bermanfaat dan memberikan kemudahan bagi para seller," imbuhnya. "Namun harus kami sertai dengan aksi-aksi proaktif untuk menjaga norma dan hukum yang berlaku."

Tokopedia juga memastikan pihaknya siap untuk menindaklanjuti apabila ada produk-produk yang berpotensi menimbulkan mispersepsi seperti obat anti Corona. Masyarakat pun diimbau agar aktif melaporkan produk-produk seperti itu dengan menggunakan fitur "Laporkan" yang ada di setiap laman.

"Kami juga turut menghimbau masyarakat agar dapat melaporkan produk-produk dengan judul dan/atau deskripsi kurang tepat," imbau Tokopedia. "Langsung dari fitur Laporkan yang ada di setiap halaman produk."

Sementara itu, perusahaan bioteknologi asal Amerika Serikat baru saja mengklaim penemuan vaksin virus Corona. Vaksin itu pun kini telah dikirimkan kepada peneliti pemerintah setempat untuk kemudian diujicobakan keapda manusia pada April mendatang.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait