Indonesia pada Selasa (2/3) menginformasikan kasus corona pertama yang terjadi di Depok. Hal ini rupanya membuat sejumlah warga 'menggila' dengan memborong bahan-bahan pangan di swalayan.
- Nidya Putri
- Selasa, 03 Maret 2020 - 09:47 WIB
WowKeren - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (3/3) mengumumkan kasus virus corona pertama kali di Indonesia. Pasien yang positif corona tersebut adalah pasangan ibu (64) dan putrinya (31).
Akibat dari pengumuman tersebut, tak sedikit warga yang turut cemas dan khawatir dengan situasi tersebut. Bahkan sejumlah warga Tangerang terlihat menyerbu AEON Mall BSD untuk membeli bahan pangan seperlunya agar dapat bertahan lama di dalam rumah untuk melakukan isolasi diri.
Sebagian besar warga memburu berbagai bahan makanan, khususnya makanan cepat saji. Dalam hitungan waktu yang sebentar, mi instan, sarden, kornet, susu anak, dan sereal ludes terjual. Tak hanya itu, bahkan antrean di kasir pun terlihat memanjang.
Salah seorang warga mengaku tidak bisa memastikan apakah peristiwa memborong bahan makanan ini imbas dari virus corona yang masuk ke Indonesia atau memang karena awal bulan yang merupakan jadwalnya belanja bulanan. "Aku tadi tanya ke satu ibu-ibu, katanya ini emang belanja bulanan, tapi juga khawatir kalau enggak belanja dari sekarang akan kehabisan stok," ungkapnya.
Di tengah kejadian tersebut rupanya beredar foto viral seorang bapak-bapak yang tengah memborong berkarton-karton mie instan. Foto itu diunggah oleh akun @rehuellahangela di Twitter sebagai meme.
Sayangnya, postingan foto tanpa "sensor" tersebut rupanya mendapatkan teguran dari pihak sang bapak. Angela si pemilik akun pun buru-buru memberikan klarifikasinya.
"Saya ingin clarify dan meminta maaf lagi (yang pertama saya lupa sensor nama dia karena tergesa ingin clarify) ke Bapak ini dan Anaknya karena membuat viral foto si Bapak," tulisnya Angela di Twitter. "Fotonya beredar di group WA, jadi I post it with my own thoughts regarding the pic jokingly."
Postingan yang sempat viral ini pun turut mendapat komentar dari netizen. Mereka meminta agar pemilik akun tidak sembarang mempostinga sesuatu.
"makanya jd orang pd pinter apa, dikit dikit nyebarin foto ga ada tabayunnya dulu.. lg kondisi panik gini malah di bikin konten becandaan bully.. urusin aja diri masing2 lah," komen @de****a.
"Yg bikin twitt banyakin main ke indogrosir dan lottemart deh.. biar tau segimana belanjaan mereka pas awal bulan, secara omset pedagang sembako naik drastis tiap awal bulan.. suka bikin becandaan tp ga lucu.. corona bukan candaan, banyakin doa agar terhindar bkn update beginian ih," kata an*******ea.
(wk/nidy)