Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah melantik Alex Denni sebagai Deputi Bidang Sumber Daya Manusia dan Warih Sadono sebagai Staf Ahli bidang Implementasi Kebijakan Strategis pada hari ini (3/3).
- Nidya Putri
- Selasa, 03 Maret 2020 - 15:25 WIB
WowKeren - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melantik dua Pejabat Pimpinan Tinggi Madya atau setingkat Eselon I di lingkungan Kementerian BUMN pada Selasa (3/3). Keputusan tersebut berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2019 tentang struktur baru Kementerian BUMN.
Dua nama yang dilantik Erick adalah Alex Denni sebagai Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Kementerian BUMN dan Warih Sadono sebagai Staf Ahli bidang Implementasi Kebijakan Strategis, Kementerian BUMN.
Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri BUMN I dan II, jajaran pejabat Pelaksana Tugas Eselon I dan II Kementerian BUMN serta sejumlah Direksi BUMN.
Dua pejabat yang mengisi posisi tersebut, kata Erick telah diseleksi melalui mekanisme seleksi terbuka yang memiliki sejumlah persyaratan teknis dan kompetensi sebagaimana dipersyaratkan oleh ketentuan Kementerian PAN-RB dan standar kompetensi yang diberlakukan di Kementerian BUMN.
Lebih lanjut Erick juga menjelaskan pentingnya peran deputi di Kementeriannya BUMN. "Keberadaan deputi akan membantu dirinya dan dua wakil menteri (wamen) BUMN dalam mendorong kinerja BUMN lebih baik," jelasnya.
Erick mengatakan telah menugaskan Deputi SDM Alex Denni untuk mendorong peningkatan kualitas SDM atau talenta yang ada di BUMN. Pengembangan talenta termasuk dalam salah satu poin dalam lima prioritas BUMN hingga 2024.
Ia menekankan pentingnya akhlak bagi para SDM di BUMN dalam upaya menerapkan tata kelola perusahaan yang baik. "Akhlak penting, tapi tidak hanya menjadi slogan saja, melainkan pembangunan talentanya juga harus digalakkan," katanya.
Adapun tiga kriteria yang harus dipegang teguh para Pejabat Eselon I Kementerian BUMN dalam menjalankan tugasnya, yakni akhlak, loyalitas terutama kepada negara, dan kerja sama tim. "Sebagai pejabat publik, akhlak adalah yang pertama karena orang-orang dengan akhlak yang baik berarti memiliki integritas tinggi dan komitmen yang kuat dalam menjalankan tugasnya," paparnya.
Sementara itu, Warih Sadono ditunjuk lantaran memiliki latar belakang yang bagus. Warih sebelumnya menjabat sebagai Inspektur IV pada Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan Kejaksaan Agung.
Ia juga pernah menjadi Direktur Penuntutan KPK pada 2011, Plt Direktur Penyidikan dan merangkap sebagai Direktur Penuntutan KPK pada 2012, dan Deputi Penindakan KPK sekaligus merangkap sebagai Deputi Penyidikan KPK pada periode 2012 hingga 2015.
(wk/nidy)