Pemerintah Jepang membantah keras jika warganya telah menjadi penyumbang hingga sumber wabah virus corona (covid-19) yang saat ini telah menyebar di Indonesia.
- Ruth Meliana
- Selasa, 10 Maret 2020 - 20:44 WIB
WowKeren - Pemerintah Indonesia pada awal Maret lalu telah mengumumkan kasus virus corona (covid-19) yang telah menyerang dua warga Depok. Virus corona yang menyerang dua warga Depok tersebut menjadi kasus pertama covid-19 yang berada di Indonesia.
Setelah pengumuman tersebut, Pemerintah Jepang membantah jika warga negaranya yang tinggal di Indonesia menjadi sumber penyebaran virus corona di Tanah Air. Jepang lantas meminta seluruh masyarakat untuk berfokus dalam menangani corona dan tidak saling menyalahkan satu sama lain.
"Warga negara Jepang yang tinggal di Indonesia bukan merupakan sumber penyebaran virus corona, melainkan sahabat Indonesia," demikian pernyataan Duta Besar Jepang di Jakarta, Masafumi Ishii, pada Senin (9/3). "Mari kita bersama-sama berupaya menanggulangi isu virus corona."
Seperti yang diketahui, kasus corona pertama di Indonesia menyerang warga Depok yang merupakan pasangan ibu dan anak. Keduanya diketahui telah menjalin kontak dengan warga Jepang di Jakarta. Setelah pertemuan tersebut, warga Jepang dinyatakan positif terkena virus corona saat kembali ke negaranya.
Pernyataan dari Jepang tersebut telah membuat juru bicara pemerintah RI untuk penanganan kasus corona yaitu Achmad Yurianto enggan mengumumkan detail negara asal dari sejumlah kasus positif corona di Indonesia. Alasannya, ia mengaku telah diprotes duta besar negara terkait pada kasus-kasus sebelumnya lantaran dianggap telah memunculkan diskriminasi.
"Karena kami sempat dikomplain salah satu kedutaan karena muncul diskriminasi masyarakat terhadap warga negara dari negara itu," ujar Yurianto di Istana Negara, Jakarta pada Selasa (10/3). "Diteriaki sebagai penyebar covid."
Warga negara asing (WNA) yang menerima diskriminasi tersebut akhirnya merasa tidak nyaman dan mengadukan kepada kedutaan. Hal tersebut membuat kedutaan langsung meminta Pemerintah Indonesia untuk tidak lagi mengumumkan asal maupun sumber negara penderita corona.
Sementara itu, kasus virus corona di Indonesia saat ini telah melonjak menjadi 19 orang. Kini, Pemerintah Indonesia telah melarang pendatang dari kota-kota sumber penyebaran virus corona di Korea Selatan, Iran, dan Italia untuk masuk dan transit di Tanah Air.
(wk/lian)