Ratusan buruh PT Alpen Food Industry (AFI) melakukan mogok kerja massal usai hak-hak mereka sebagai karyawan tak dipenuhi perusahaan. Aksi ini pun turut didukung warganet lewat tagar #BoikotAice.
- Elvariza Opita
- Rabu, 11 Maret 2020 - 15:08 WIB
WowKeren - Belakangan ini nasib buruh pabrik produksi es krim "Aice" memang menjadi sorotan banyak pihak. Pasalnya para buruh melaporkan mereka tidak dipenuhi haknya kendati sudah dipekerjakan dengan tak manusiawi.
Untuk memprotes hal tersebut, ratusan buruh PT Alpen Food Industry (AFI) pun melakukan mogok kerja massal. Sayangnya aksi ini justru membuat PT AFI melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak kepada 600 karyawannya.
Menanggapi hal tersebut, para buruh dan karyawan yang diperlakukan dengan tidak baik pun semakin gencar menyuarakan protes mereka. Tak hanya lewat aksi massa yang sampai sekarang masih terus digelar di sekitar lokasi pabrik, mereka juga menggalang dukungan masyarakat lewat media sosial.
Hal ini terbukti dari tagar #BoikotAice yang pada Rabu (11/3) menjadi Trending Topic Indonesia. Dipantau pada sekitar pukul 14.41 WIB, tagar itu masih berada kokoh di posisi lima besar trending topic.
Beragam cuitan bernada protes dan pemboikotan atas produk es krim produksi PT AFI pun memenuhi tagar tersebut. Banyak warganet menyayangkan sikap perusahaan yang terus tak peduli kepada pekerjanya.
"Emang, yg paling susah itu 'MEMANUSIAKAN MANUSIA'," cuit @alv*******jg. "Dalemnya kantor aice cabang Kudus, ak yg di kantor nya aja tertindas, apalagi yg di pabrik. Kejem beneran, seantek2 di cabang perkampungan kecil puunnn semena-mena. #BoikotAice," kata @sq*****y. "Dari awal tau ada AICE ini emng gw curiga kokbisa sih harganya murah terus emng enak,ternyata lo bikin eskrim dengan harga murah buat nyaingin merk yang lain,dibalik itu semua lo sengsarain para buruh, lo gak kasih hakhak mereka. GILA YA #BoikotAice," imbuh @kho*****N.
Namun ada satu postingan di tagar itu yang begitu menyita perhatian publik. Sebab di postingan itu terlihat video beberapa buruh PT AFI yang seakan tak bersimpati pada keadaan rekan-rekannya yang tengah "berjuang".
Di sisi lain, Kementerian Ketenagakerjaan sudah menerjunkan tim khusus untuk memeriksa kondisi yang ada. Kemenaker pun membenarkan soal adanya sejumlah pelanggaran di pabrik yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat itu.
"Kita temukan beberapa pelanggaran yang harus diperbaiki,” kata Plt Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan Kerja (PPK dan K3), Iswandi Hari, Senin (9/3). Namun demikian, Iswandi tak menjelaskan detail pelanggaran apa yang teramati di lokasi.
(wk/elva)