Atas hal tersebut, pemerintah Manado pun memutuskan untuk meliburkan sekolah mulai Senin 16 Maret hingga 27 Maret 2020, sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona.
- Luthfiatun Nisa
- Minggu, 15 Maret 2020 - 08:39 WIB
WowKeren - Kasus penyebaran COVID-19 alias virus corona semakin meluas di Tanah Air. Yang terbaru, pemerintah Manado mengkonfirmasi bahwa ada satu warga mereka yang terjangkit virus tersebut.
Dilansir dari CNNIndonesia, satu warga Manado telah dinyatakan positif corona dan sejak 9 Maret dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Kandou Manado. Kabar itu dibenarkan oleh Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. R.D Kandou Manado, Jimmy Panelewen, sebagai pihak yang merawat pasien tersebut.
"Rumah Sakit Prof Kandou sudah melakukan langkah-langkah, sesuai dengan protap yang ada," ucap Jimmy.
Menurut Jimmy pasien berusia 51 tahun itu dalam kondisi stabil secara klinis. Pasien disebut mengidap penyakit lain yang berkaitan dengan ginjal dan gula.
Sebelum dirujuk ke RSUP RSUP Prof. Dr. R.D Kandou Manado, pasien dirawat di Rumah Sakit Siti Maryam. Kepala Bidang Rekam Medik RSUP Prof. Dr. R.D Kandou Manado, Hanry Takansenseran, menyatakan pasien berasal dari Sulawesi Utara dan memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri untuk ibadah umrah.
Atas hal tersebut, pemerintah Manado pun memutuskan untuk meliburkan sekolah mulai Senin 16 Maret hingga 27 Maret 2020, sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado, Daglan Walangitan, menyatakan bahwa Walikota Manado telah menginstruksikan semua kepala sekolah agar guru-guru memberikan bahan ajar kepada siswa untuk dipelajari di rumah. Dalam lanjutan keterangannya, ia juga mengklaim bahwa keterlibatan orang tua juga sangat diharapkan, untuk memantau aktivitas belajar anak-anak di rumah.
Hingga hari ini, Kementerian Kesehatan mengumumkan terdapat 96 kasus positif corona di Indonesia, dengan delapan dinyatakan sembuh, dan lima meninggal dunia.
Bahkan pada Jumat (13/3) lalu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan COVID-19 atau wabah corona sebagai pandemik, atau wabah yang telah meluas di berbagai negara.
(wk/luth)