4 petugas RSUD Wangaya pun tiba di trotoar Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Bali, lengkap dengan alat perlindungan diri dan menemukan bahwa warga negara asing (WNA) tersebut telah meninggal dunia.
- Bertilia Puteri
- Senin, 16 Maret 2020 - 15:13 WIB
WowKeren - Seorang warga negara asing (WNA) ditemuukan tak sadarkan diri di trotoar Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Bali, pada Minggu (15/3) kemarin. Posisi WNA yang bertelanjang dada tersebut berada di atas motornya di depan Angkringan Pring.
Kepala BPBD Denpasar, Ida Bagus Joni Arimbawa, menjelaskan bahwa pihaknya mendapat laporan dari masyarakat sekitar pukul 17.00 WITA. BPBD Denpasar lantas meneruskan informasi tersebut kepada petugas Palang Merah Indonesia (PMI).
"Tapi karena waktu itu sempat dipantau dari jauh nampaknya dia seperti demam atau flu atau tidak sehat, PMI enggak berani menindaklanjuti segera," ungkap Joni. "Karena petugas tidak memakai alat perlengkapan perlindungan diri."
Karena tidak mengenakan alat perlengkapan perlindungan diri, petugas PMI pun menjaga jarak hingga 2 meter dengan WNA tersebut. Oleh sebab itu, petugas PMI lantas menghubungi RSUD Wangaya Denpasar.
4 petugas RSUD Wangaya pun tiba di lokasi lengkap dengan alat perlindungan diri. Namun saat diperiksa, WNA tersebut dinyatakan sudah meninggal.
"Ditindaklanjuti Wangaya dengan datang para petugas dan ambulans dengan menggunakan alat perlindungan diri," terang Joni. "Tapi pada waktu petugas sampai di sana kondisi sudah meninggal dunia."
Informasi terbaru, pihak kepolisian menduga bahwa WNA tersebut meninggal karena konsumsi alkohol. Menurut Kapolresta Denpasar AKBP Jansen Avitus Panjaitan, dugaan tersebut berasal dari hasil penyelidikan awal.
"Jangan sampai resah karena penyebab kematiannya kan belum ada. Jangan dikaitkan dengan yang tak pasti, tapi sebelum di lokasi kejadian dia ada di lokasi minuman keras," tutur Avitus pada Senin (16/3) hari ini. "Diduga akibat terlalu banyak minum, tapi itu juga masih didalami kembali."
Terlepas dari hal tersebut, Avitus mengaku bahwa pihaknya masih belum mendapat identitas WNA tersebut. "Identitas masih Mr.x karena belum diketahui," pungkas Avitus.
Di sisi lain, Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, dr Kunthi Yulianti, masih enggan mengungkap penyebab kematian maupun identitas WNA itu. RSUP Sanglah sendiri masih berkoordinasi dengan polisi untuk menyelidiki kematian WNA tersebut.
(wk/Bert)