Wabah Corona Mengganas, Deretan Wilayah di RI Ini Tetapkan Status KLB
Nasional

Setidaknya ada beberapa daerah yang telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa atas wabah virus Corona. Tentu setiap orang harus lebih waspada bila beraktivitas di wilayah tersebut.

WowKeren - Sampai Minggu (15/3), setidaknya ada 117 orang yang telah dikonfirmasi positif terinfeksi virus Corona di Indonesia. Angka ini tentu menjadi perhatian banyak pihak karena hanya berjarak 13 hari sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan 2 kasus pertama pada Senin (2/3) lalu.

Situasi penularan virus yang berkembang begitu cepat ini pun membuat beberapa daerah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB). Dilansir dari Kompas, sejauh ini ada beberapa daerah yang tengah dalam pengawasan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait dengan status KLB.

Yang pertama adalah Solo, Jawa Tengah. Wali Kota FX Hadi Rudyatmo menyatakan daerahnya sudah berstatus KLB wabah Corona pada Jumat (13/3) kemarin. Langkah ini diambil usai seorang pasien positif Corona dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (11/3).

"KLB ini jangan dimaknai negatif. KLB ini dimaknai keseriusan Pemkot Surakarta untuk menangani dan menyampaikan kepada masyarakat (bahwa) Pemkot Surakarta mau dan mampu menangani dan mencegah virus Corona," tegas Rudy.

Selain Solo, Pemerintah Provinsi Banten beserta 3 wilayah kota dan kabupaten di dalamnya turut mengambil langkah yang sama. Disampaikan oleh Gubernur Wahidin Halim pada Minggu (15/3) kemarin, wilayah Banten khususnya Tangerang Raya berstatus KLB wabah Corona.


Keputusan ini diambil berdasarkan kesepakatan antara Wahidin, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Walkot Tangerang Arief Wismansyah, dan Walkot Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. "Sudah menyepakati KLB di Banten, terutama di wilayah Tangerang Raya," ungkap Ahmed, dikutip dari Kompas.

Selain kedua daerah tersebut, ada beberapa wilayah lain yang terdampak cukup besar namun belum menetapkan status KLB. Termasuk diantaranya DKI Jakarta yang merupakan lokasi terdampak wabah virus Corona paling besar.

Walau tak menetapkan status KLB, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah dan menghindari kerumunan. Mereka pun diharap untuk tak memanfaatkan hari libur yang ada untuk berlibur atau pulang ke kampung halaman.

"Kami mengharapkan kepada masyarakat, dengan sekolah ditutup dan kegiatan belajar-mengajar dilakukan di rumah, maka kurangi kegiatan di luar rumah," ujar Anies, Sabtu (14/3). "Anjuran untuk kegiatan di rumah bukan berarti masyarakat berbondong-bondong meninggalkan Jakarta untuk liburan atau untuk pulang kampung."

Jawa Tengah dan DI Yogyakarta juga menempuh langkah yang sama dengan DKI Jakarta. Kendati tak berstatus KLB, kepala kedua daerah tersebut mengaku waspada dan mempersiapkan upaya terakhir untuk menghadapi wabah yang ada.

Bali pun demikian. Sebagai daerah yang paling berpotensi menjadi lokasi penyebaran virus penyebab COVID-19, Bali merasa status KLB belum perlu ditetapkan. Kendati demikian, saat ini Pemprov Bali melakukan 5 upaya untuk mencegah terjadinya penularan virus Corona lebih lanjut.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait