Imbas Pandemi Corona, KLHK Tutup 56 Kawasan Konservasi Alam
Nasional

Meski demikian, jumlah tersebut masih belum pasti. Ada kemungkinan jumlahnya akan bertambah tergantung bagaimana kondisi penyebaran virus corona nantinya.

WowKeren - Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan penutupan pada sejumlah kawasan konservasi untuk kunjungan wisata. Langkah tersebut diambil menyusul semakin maraknya penyebaran virus Covid-19 di negeri ini.

Adapun penutupan tersebut dilakukan sejak Kamis (19/3). Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem KLHK, Wiratno menyebut jika setidaknya ada 56 konservasi yang ditutup. Tak hanya untuk kunjungan mancanegara namun juga domestik.

"Sebanyak 56 kawasan konservasi ditutup sementara baik untuk kunjungan domestik maupun mancanegara," kata Wiratno melalui pernyataan resmi, Kamis (19/3). "Terdiri dari 26 taman nasional (TN), 27 taman wisata alam (TWA) serta tiga suaka margasatwa (SM)."

Meski demikian, jumlah tersebut masih belum pasti. Ada kemungkinan jumlahnya akan bertambah tergantung bagaimana kondisi penyebaran virus corona nantinya. "Kami sesuaikan dengan dinamika yang terjadi, yang direspons oleh kebijakan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah setempat," kata Wiratno menambahkan.


Salah satu kawasan konservasi wisata yang ditutup adalah Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur. Selain menutup kawasan konservasi, pemerintah juga menutup akses bagi kapal pesiar yang datang. Ia menuturkan jika balai Taman Nasional Komodo belum memiliki peralatan yang memadai untuk melakukan deteksi dini terhadap pandemi corona.

Selain melakukan penutupan kawasan konservasi, KLHK juga melakukan evaluasi dan langkah antisipasi penutupan kunjungan ke lembaga konservasi umum. Misalnya seperti kebun binatang, taman satwa, dan penangkaran satwa liar jika memang diperlukan.

Begitu pula untuk aktivitas repatriasi satwa liar dari negara lain, akan ditunda sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan. Sementara untuk penanganan konflik satwa liar, penyelamatan, serta rehabilitasi akan tetap dilaksanakan dengan melihat kondisi di lapangan.

Selain Taman Nasional Komodo, sejumlah kawasan konservasi yang ditutup antara lain TN Gunung Leuser (Aceh-Sumatera Utara), TN Gunung Halimun Salak (Jawa Barat-Banten), TN Karimunjawa (Jawa Tengah). Selain itu untuk taman wisata alam yang ditutup di antaranya TWA Kawah Ijen (Jawa Timur), TWA Grojogan Sewu (Karanganyar-Jawa Tengah), dan TWA Gunung Selok (Cilacap-Jawa Tengah).

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait