Kemenparekraf tengah menyiapkan rencana untuk memulihkan industri pariwisata yang telah dibuat babak belur oleh pandemi COVID-19 beberapa waktu belakangan.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 14 April 2020 - 13:12 WIB
WowKeren - Pandemi corona turut berimbas pada diundurnya cuti lebaran. Cuti bersama yang sejatinya diberikan pemerintah pada 26-29 Mei diundur ke akhir tahun menjadi 28-31 Desember 2020.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio, merespons keputusan ini dengan mendorong para pelaku industri pariwisata untuk memanfaatkan cuti bersama akhir tahun.
"Perubahan cuti bersama Idul Fitri 2020 ini harus benar-benar diantisipasi masyarakat," kata Wishnutama di Jakarta, Selasa (14/3). "Untuk tidak bepergian atau mudik saat lebaran nanti dan menggantinya di akhir tahun."
Kemenparekraf, dikatakannya, tengah menyiapkan rencana untuk mendukung agar industri pariwisata kembali pulih, Seperti diketahui, sektor pariwisata telah dibuat babak belur oleh pandemi COVID-19 yang menginfeksi hampir semua negara di seluruh dunia.
Wishnutama menjelaskan jika pergesaran libur bersama ke akhir tahun sudah melalui pertimbangan jika di akhir tahun diperkirakan pandemi sudah mereda. Tak hanya itu, akhir tahun merupakan dimana pada umumnya keluarga merencanakan liburan.
Pemerintah sendiri menargetkan untuk mengutamakan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) dalam masa pemulihan setelah pandemi corona dinyatakan selesai oleh pemerintah.
"Saya berharap, bergesernya liburan ke akhir tahun bersamaan dengan berakhirnya pandemi ini," lanjut Wishnutama. "Sehingga dapat membantu industri pariwisata yang terdampak untuk bangkit kembali."
Untuk itu, Kemenparekraf akan menggandeng para pelaku di industri pariwisata untuk mewujudkan hal itu. Ia akan menyiapkan sejumlah program yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk liburan di akhir tahun nanti.
Perubahan jadwal cuti bersama telah diputuskan dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Menteri Menko PMK Muhadjir Effendy pada Kamis (9/4). "Kebijakan ini menindaklanjuti arahan Presiden dalam ratas antisipasi mudik lebaran pada tanggal 2 April 2020 terkait imbauan tidak mudik dan penggantian libur Lebaran 2020," tutur Muhadjir pada keterangan tertulisnya.
Sebelumnya, Wishnutama menyebut jika industri wisata RI memerlukan waktu beberapa tahun untuk memulihkan diri. Pasalnya, sektor industri pariwisata sangat tergantung pada kondisi psikologis dan keamanan lingkungan.
(wk/zodi)