Dentuman Misterius di Sleman Dipastikan Bukan Disebabkan Aktivitas Merapi
Nasional

Suara dentuman yang didengar sebagian warga Sleman, DIY Yogyakarta dikaitkan dengan aktivitas Gunung Merapi. BPPTKG pun dengan tegas membantah spekulasi warga tersebut.

WowKeren - Suara dentuman misterius terdegar di langit Sleman, DIY Yogyakarta pada dini hari (14/3) tadi. Suara dentuman yang keras itu tentunya membuat warga sekitar terkejut dan heboh.

Bahkan ada warga yang mengaitkan suara dentuman itu dengan aktivitas Gunung Merapi. Namun spekulasi tersebut langsung dibantah tegas oleh Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG). "Tidak ada kaitannya (dentuman) dengan Merapi," ujar Hanik dilansir Detikcom, Selasa (14/3).

Hanik menegaskan jika aktivitas Merapi tadi pagi tidak menunjukkan peningkatan aktivitas yang signifikan. "Tidak ada aktivitas yang signifikan dari Gunung Merapi pada jam tersebut," tegasnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta juga memastikan bahwa suara dentuman misterius itu bukan diakibatkan oleh aktivitas seismik. "Terkait pertanyaan adanya dentuman, tidak ada hubungannya dengan aktivitas seismik," kata Kepala BMKG Yogyakarta Agus Riyanto.


Lebih lanjut, Agus mengatakan bahwa pihaknya telah mencatat terjadi 2 kali kejadian gempa pada 14 April 2020. "Catatan kami dari monitoring gempa yang dilakukan hari ini hanya mencatat 2 kejadian gempa hingga pukul 11.00 WIB," paparnya.

Dua gempa tersebut terjadi pukul 01.20 WIB dan 05.36 WIB dimana pusat gempa itu terjadi di wilayah PGR VII. "Kejadian pertama yakni gempa dengan Mag 3.4 SR pada 14 April 2020 pukul 01:20:05 WIB," terangnya.

Lokasi gempa pertama ini yakni pada 8.44 LS,111.23 BT. Tepatnya sekitar 32 km tenggara Pacitan, Jawa Timur. "Kedalaman gempa 9 Km dan dirasakan di Pacitan I-II," sambungnya.

Kemudian gempa kedua terjadi pada pukul 05.36 WIB dengan Mag 3.5 SR dimana pusat gempa berada di 10.35 LS,113.19 BT. "Lokasi gempa di 244 km barat daya Jember, Jawa Timur dengan kedalaman 10 kilometer," ungkapnya.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait